Kayong Utara post author Kiwi 26 Juni 2026

Rapat Pleno TPAKD KKU Tahun 2026, Pelajar dan UMKM Prioritas Perluasan Akses Keuangan

Photo of Rapat Pleno TPAKD KKU Tahun 2026, Pelajar dan UMKM Prioritas Perluasan Akses Keuangan Sekretaris Daerah Kayong Utara, Erwin Sudrajat menyampaikan arahan saat menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Kayong Utara Tahun 2026 di Aula Bank Kalbar Cabang Sukadana, Kamis (25/6).  

SUKADANA, SP - Pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan literasi keuangan bagi generasi muda sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, menjadi fokus program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kayong Utara dalam memperkuat akses keuangan bagi masyarakat.

Langkah Pemerintah Kabupaten Kayong Utara tersebut diungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, saat menghadiri Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Kayong Utara Tahun 2026 di Aula Bank Kalbar Cabang Sukadana, Kamis (25/6).

Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah program TPAKD menunjukkan capaian yang menggembirakan. Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) berhasil melampaui target dengan capaian 236,57 persen, sementara digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan QRIS mencapai 140,59 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, program Business Matching mencatat realisasi hingga 400 persen dari target tahun 2025.

Menurut Sekda Erwin Sudrajat, capaian tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akses layanan keuangan formal, baik dalam mendukung aktivitas usaha maupun membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

"Upaya pemberdayaan UMKM tetap menjadi prioritas kita. Kabupaten Kayong Utara memiliki potensi besar untuk mendorong UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global. Untuk itu, ketersediaan akses keuangan yang lebih luas, mudah, dan aman menjadi kunci agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan," ujarnya.

Sekda Erwin Sudrajat berharap rapat pleno tersebut dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan digital, sekaligus menjaga keberlanjutan program-program unggulan yang telah menunjukkan hasil positif.

"Keberhasilan TPAKD tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan sinergi, keterlibatan aktif, dan komitmen bersama. Saya yakin langkah yang dirumuskan melalui rapat ini akan semakin memperluas akses keuangan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kayong Utara," pungkasnya.(rls)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda