Kayong Utara post author Kiwi 26 Oktober 2026

KIPP dan BPBD Kayong Utara Distribusikan Sejuta Liter Air Bersih

Photo of KIPP dan BPBD Kayong Utara Distribusikan Sejuta Liter Air Bersih Warga Dusun Medan Jaya mengisi wadah penampungan dengan air bersih yang didistribusikan melalui kerjasama BPBD Kabupaten Kayong Utara dan Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Kamis (15/10).

SUKADANA, SP -Sejak pertengahan Agustus lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara bersama Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) telah menyalurkan bantuan air bersih dengan akumulasi mencapai 1.000.000 liter untuk masyarakat terdampak kemarau panjang di Kabupaten Kayong Utara.

Distribusi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat, kondisi wilayah, serta akses menuju lokasi penyaluran. Kerja sama ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan.

Salah satu wilayah yang merasakan dampak kemarau adalah Desa Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Sejumlah sumber air yang biasa dimanfaatkan masyarakat, seperti sumur dan parit, dilaporkan mengering sehingga warga harus mencari sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Supari, warga Dusun Medan Jaya, mengatakan masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau. Sebelum menerima bantuan, warga memanfaatkan sisa air yang tersedia, membeli air bersih, atau mengambil air gambut dari wilayah lain.

“Selama musim kemarau ini, ketersediaan air sangat kurang. Sumur-sumur maupun parit sudah tidak ada airnya. Kami sangat membutuhkan bantuan air bersih seperti ini,” ujar Supari.

Ia memperkirakan air yang diterima dapat digunakan selama sekitar tiga hingga empat hari, bergantung pada kebutuhan masing-masing keluarga. Ia berharap distribusi bantuan dapat berlanjut apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.

Kepala Dusun Karya Makmur, Desa Medan Jaya, Budiono, menyampaikan kebutuhan air untuk konsumsi menjadi perhatian utama masyarakat. Air yangmasih tersedia di sejumlah lokasi sebelumnya lebih banyak digunakan untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan sanitasi.

“Air bersih sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk konsumsi. Saya mewakili warga Desa Medan Jaya, khususnya Dusun Karya Makmur, mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang telah diberikan. Bantuan ini sangat membantu masyarakat,” kata Budiono.

Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih melalui kerja sama KIPP dan BPBD Kabupaten Kayong Utara menjangkau Kecamatan Sukadana, Simpang Hilir, dan Pulau Maya. Wilayah desa yang termasuk dalam cakupan penyaluran meliputi Pemangkat, Medan Jaya, Pulau Kumbang, Teluk Batang, Padu Banjar, Sei Mata-mata, Teluk Melano, Sei Paduan, Simpang Tiga, dan Nipah Kuning.

Kepala BPBD Kabupaten Kayong Utara, Fathul Bahri menjelaskan, penyaluran bantuan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Sejumlah wilayah memerlukan dukungan transportasi khusus, baik melalui jalur darat maupun transportasi air, agar distribusi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

External Relation Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo mengatakan, kerja sama dengan BPBD merupakan upaya perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami memahami ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, terlebih ketika masyarakat menghadapi kondisi kekeringan. Karena itu, KIPP bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kayong Utara untuk membantu penyaluran air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk keperluan minum dan memasak selama musim kemarau berlangsung,” ujar Sugeng.

BPBD Kabupaten Kayong Utara menyampaikan penanganan darurat kekeringan masih berlanjut karena kondisi ketersediaan air di sejumlah wilayah belum sepenuhnya pulih. Melalui kerja sama tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.(ant)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda