KUBU RAYA,SP - Wakil Bupati Kubu Raya, Sukriyanto, mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sertifikasi Halal dan UMKM Bakti BCA di Kabupaten Kubu Raya, Rabu (8/7).
Dalam sambutannya, Sukriyanto menyampaikan apresiasi kepada Bakti BCA dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung pengembangan UMKM melalui program sertifikasi halal. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat kemajuan sektor UMKM.
Ia mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pelaku UMKM harus terus didorong agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, memiliki legalitas, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
"Sertifikasi halal bukan hanya sebagai pemenuhan kewajiban, tetapi juga menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Dengan sertifikat halal, produk UMKM memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern, memperluas jaringan pemasaran, hingga menembus pasar nasional bahkan internasional," ujar Sukriyanto.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi perizinan dan sertifikasi. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan UMKM yang tangguh, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar.
Menurut Sukriyanto, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh UMKM di Kubu Raya untuk memanfaatkan program sertifikasi halal yang difasilitasi berbagai pihak, termasuk melalui Program Bakti BCA.
"Kami berharap semakin banyak UMKM di Kubu Raya yang memiliki sertifikat halal. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memperkuat posisi produk lokal agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kepemilikan sertifikat halal, tetapi juga oleh kualitas produk, inovasi, kemasan yang menarik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran.
Melalui kegiatan Sertifikasi Halal dan UMKM Bakti BCA ini, Sukriyanto berharap semakin banyak pelaku usaha yang mampu naik kelas dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, katanya, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha dan berbagai lembaga untuk memperkuat ekosistem UMKM yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bakti BCA atas kepeduliannya terhadap pengembangan UMKM di Kubu Raya. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaatnya dan ekonomi masyarakat semakin kuat," pungkas Sukriyanto. (mar)