MENYAJIKAN kopi dalam cangkir bukanlah hal mudah.Pengetahuan karakteristik kopi baik Arabika maupun Robusta, penting. Dan sentuhan barista juga peralatan seduh (brewing) faktor akhir mendapatkan kopi beraroma dengan taste khas, di secangkir kopi.
Ini jadi perhatian serius Muhammad Bayu Firman, pengelola Kedai Cangkir Kopi. Pria yang kini menapaki usia tiga puluh tahun itu, harus menjelajah di 14 kabupaten, Provinsi Kalimantan Barat, mencari tanaman kopi khas Khatulistiwa.
Upaya itu tidak sia-sia. Sedikitnya, 15 citarasa dari si mutiara hitam Khatulistiwa, kini dapat dinikmati pengunjung.
“Beda sentuhan, beda rasa” kata Bayu.
Ditemui di Kedai Cangkir Kopi beralamat di Jalan Dr. Sutomo, Kota Pontianak, Sabtu (10/12), Bayu menuturukan keunggulan usaha kafe kopi yang sudah berjalan sejak tahun 2015 lalu.
Kafe bergaya vintage ini memadukan otomatif dan klasik, menjadi magnet bagi pengunjung untuk berlama-lama di Kedai Cangkir Kopi.
Apalagi dengan tagline ’Terima kasih telah menyandarkan kedua lengan sahabat kopi di meja kedai kami’ pengunjung yang menyeruput kopi Khatulistiwa seakan meneguk kerinduan kampung halamannya.
“Banyak pengunjung yang bilang, kalau minum kopi di sini, bisa ngelepas rindu sama kampung halamannya,” ungkap Bayu.
Pernyataan pengunjung itu tidak berlebihan bila merujuk pengakuan Bayu. “Segala jenis kopi lokal Kalbar ada di sini,” kata pria pemelihara brewok itu kepada www.suarapemredkalbar.com.
Sejak dibuka tahun lalu, Kedai Cangkir Kopi telah dikenal di kalangan remaja hingga pejabat. “Kebanyakan kalangan anak muda, Wakil Wali Kota Pontianak juga ke sini,” beber dia.
Seperti kebanyakan kafe kopi lainnya, Bayu pun memanjakan pengunjung yang ingin menikmati kopi dari daerah lain. “Kami juga punya kopi asal Aceh, Lampung juga Papua,” ucapnya.
Bayu berharap, Kedai Cangkir Kopi menjadi ikon kopi. ”Semoga bisa berkembang jadi ikon kopi di Jalan Sutomo, itu udah menjadi kebanggaan sendiri bagi saya,” pungkasnya. (riz)
Baca Juga:
Persahabatan OSO dan Asiang, Dalam Secangkir Kopi Susu
Berlian Coffee Gallery, Menikmati Kopi dan Karya Lukis
Breaking News
- Gubernur Kalbar Lepas Calon Jemaah Haji, Kuota Kalbar Tahun 2026 Sebanyak 1.858 Orang
- OSO Kukuhkan Pengurus IKKB 2026-2031, Dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Gubernur DKI Pramono Anum, Gubernur Kalbar Ria Norsan, Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman
- Gerbang Perumahan Picu Polemik, Akses Jalan Umum di Ketapang Terancam Diprivatisasi
- Pemkab Bengkayang Komitmen Wujudkan SPMB 2026 Transparan dan Berkeadilan
- Bupati Bengkayang Lepas 10 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci, Tekankan Jaga Nama Baik Daerah
- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Singkawang Sidak Gudang Bulog
- PKB Kalbar Gelar UKK, Kandidat Ketua DPC Ditantang Kuasai Strategi Pemenangan
- Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang
- Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang
Upaya Kedai Cangkir Kopi Mempopulerkan Kopi Khatulistiwa
Muhammad Bayu Firman.