Mempawah post authorKiwi 20 November 2025

Sanggar Rampayo Jaga Keharmonisan Antar Etnis Lewat Seni dan Budaya

Photo of Sanggar Rampayo Jaga Keharmonisan Antar Etnis Lewat Seni dan Budaya

MEMPAWAH,SP – Sanggar Rampayo, yang berlokasi di Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keharmonisan antar etnis melalui seni dan budaya.

Sanggar yang berdiri sejak tahun 2011 ini menjadi wadah bagi para penggiat seni, khususnya seni tari. Dimana Anggota sanggar berasal dari berbagai kalangan, suku, dan agama, menjadikannya sebagai ruang seni yang mencerminkan keberagaman masyarakat

Sanggar Rampayo yang dipimpin Maria Rafael Takan, atau yang akrab disapa Kak Maria ditegaskannya telah banyak tampil dalam berbagai pagelaran seni tingkat desa, kabupaten, provinsi, bahkan hingga pentas nasional.

“Kita pernah mengharumkan nama daerah dengan tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dan Bali, meski saat itu masih dalam kondisi serba terbatas,”ujarnya

Saat ditemui di sekretariat sanggar di Dusun Bilado, Desa Kepayang, Kak Maria mengenang perjalanan panjang sanggar yang dibangun dari swadaya dan semangat gotong royong.

“Dulu sanggar ini tidak punya apa-apa. Untuk kegiatan saja kami gotong royong agar tetap bisa berjalan walau terseok-seok,” kenangnya.

Namun pada tahun 2025, Sanggar Rampayo mendapat perhatian besar dari pemerintah melalui Program Kearifan Lokal Kemensos RI. Bantuan sebesar Rp 50 juta tersebut digunakan untuk menambah koleksi alat dan perlengkapan seni yang sangat dibutuhkan.

“Kami berterima kasih kepada Kemensos, pemerintah daerah, dan Pemerintah Desa Kepayang. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi Sanggar Rampayo dan seluruh anggotanya,” ujar Kak Maria.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Fetrus Anyim, Tenaga Pelopor Perdamaian Kalimantan Barat yang mendampingi program Kearifan Lokal Kemensos menegaskan bahwa Sanggar Rampayo dipilih karena perannya yang konsisten dalam menjaga kerukunan di tengah keanekaragaman suku dan agama di Desa Kepayang.

“Harapan kami, Sanggar Rampayo terus berpartisipasi aktif membawa pesan damai dan harmonis. Kita tidak ingin peristiwa pertikaian antar etnis tidak terulang kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepayang, Marsianus, memberikan apresiasi atas dedikasi sanggar selama ini. Ia berpesan agar bantuan yang telah diterima dikelola dengan baik demi keberlanjutan kegiatan seni dan penguatan harmonisasi sosial di desa.

“Gunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya agar Sanggar Rampayo semakin eksis ke depannya,” pesannya.

Dengan dukungan dari pemerintah dan semangat para anggotanya, Sanggar Rampayo terus menegaskan perannya sebagai ruang berkesenian sekaligus jembatan pemersatu masyarakat lintas etnis di Desa Kepayang.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda