Nasional post authorKiwi 27 April 2026

Paman Birin Terpilih Aklamasi, Shihan Kornelis Wakili Lemkari Kalbar Hadiri Kongres Nasional PB Lemkari di Banjarmasin

Photo of Paman Birin Terpilih Aklamasi, Shihan Kornelis Wakili Lemkari Kalbar Hadiri Kongres Nasional PB Lemkari di Banjarmasin

BANJARMASIN,SP - Shihan Kornelis, mewakili Pengurus Provinsi Lembaga Karate-Do Indonesia Kalimantan Barat (Pengprov Lemkari Kalbar) menghadiri Kongres Nasional Pngurus Besar (PB) Lemkari yang digelar pada 25-26 April 2026 di Kiram Park, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kongres Nasional tersebut diikuti oleh berbagai perwakilan Pengprov Lemkari dari seluruh Indonesia, khususnya mereka yang tetap setia pada ajaran almarhum Seiko Anton Lesiangi sebagai pendiri perguruan Lemkari.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah mantan atlet karate nasional seperti Saleh Alhabsyi, Rossy, dan La’azari. Ketua Harian Pengprov Lemkari Kalbar, Bruder Stephanus Paiman OFMCap, yang juga merupakan Ketua Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) sebagai Tokoh Kemanusiaan Kalbar, menjelaskan bahwa penunjukan Shihan Kornelis sebagai perwakilan dilakukan karena kondisi kesehatannya yang belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.

“Shihan Kornelis mewakili Pengprov Lemkari Kalbar, sekaligus sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Lemkari Kalbar, berhubung kondisi kesehatan saya belum dapat melakukan perjalanan jauh,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapan besar terhadap hasil kongres tersebut. Menurutnya, forum nasional ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi serta merumuskan langkah strategis demi mengembalikan kiprah Lemkari di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita berharap melalui Kongres Nasional ini dapat dicapai kesepakatan dan hal-hal baru yang dapat membawa Perguruan Lemkari berkiprah kembali di level nasional dan internasional. Saya juga sudah menitipkan beberapa pesan kepada Shihan Kornelis untuk disampaikan terkait perkembangan Lemkari di Kalbar,” tambahnya.

Dalam kongres tersebut, hasil penting yang dicapai adalah terpilihnya Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin sebagai Ketua Umum PB Lemkari periode 2026-2031 secara aklamasi.

Terpilihnya Paman Birin diharapkan mampu membawa organisasi Lemkari semakin solid dan berkembang, serta mampu mencetak atlet-atlet karate berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Alhamdulillah, Paman Birin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB Lemkari periode 2026–2031. Lemkari Yes!” paparnya penuh semangat.

H Sahbirin Noor atau Paman Birin terpilih secara aklamasi untuk kembali memimpin PB Lemkari periode 2026-2031. Pada acara pemilihan yang digelar Sabtu 25 April 2026. Terpilihnya kembali Paman Birin untuk menahkodai olahraga beladiri karate merupakan hasil Kongres Nasional 2026 yang dihadiri pengurus provinsi se Indonesia. Para pengurus tersebut sebagai pemilik suara dalam memilih Ketua Umum (Ketum) PB Lemkari sesuai AD/ART organisasi.

"Alhamdulillah saya masih diberikan kepercayaan dari teman-teman se Indonesia untuk menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PB Lemkari lima tahun mendatang," ujar Gubernur periode 2016-2021 dan 2021-2024 ini.

Menurutnya, kepengurusan ini akan bersama bergotong royong membawa Lemkari Maju menuju Indonesia emas. Selain itu, konsolidasi organisasi juga akan menjadi skala prioritas agar legitimasi Lemkari di PB FORKI menjadi energi untuk para karateka se Indonesia dalam berprestasi.

Seusai penyampaian visi misi Ketua Umum terpilih PB Lemkari, Paman Birin menerima penghargaan satu set Tajak Laksemana, Bengkong Songket yang diberikan Ketua Pengprov Lemkari Kepulauan Riau, Herry Chandra. Ia juga adalah sebagai Panglima Hulubalang masyarakat Kepulauan Riau.

Kongres Nasional 2026 yang telah menghasilkan Ketua Umum terpilih, sebelumnya didahului penyampaian laporan pertanggungjawaban periode 2021 - 2026. Kemudian dilanjutkan sidang pleno yang berlangsung hingga malam hari. Hal ini untuk membahas penyempurnaan AD/ART 2026 serta berbagai usulan rekomendasi yang akan disampaikan ke induk organisasi olahraga beladiri karate PB FORKI.

Sebelumnya, PB Lemkari menggelar Kongres Nasional 2026 di kawasan Objek Wisata Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu, 25 April 2026. Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan sekaligus memperkuat sistem pembinaan karate di tingkat nasional. Kongres dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin.

Dalam sambutannya, Rusma menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional tersebut. Menurutnya, penunjukan ini mencerminkan komitmen daerah dalam mendukung kemajuan olahraga.

Khususnya cabang karate yang selama ini konsisten menyumbang prestasi bagi Indonesia di berbagai ajang.

“Lemkari sebagai salah satu perguruan karate tertua dan terbesar di Indonesia telah menunjukkan peran penting dalam mencetak atlet berprestasi. Kongres nasional ini menjadi momen strategis untuk merumuskan arah organisasi ke depan,” ujarnya.

Ia berharap, melalui forum ini, Lemkari mampu menghasilkan keputusan yang tidak hanya memperkuat struktur organisasi. Tetapi juga meningkatkan kualitas pembinaan atlet hingga menjangkau daerah-daerah secara lebih merata. Pemprov Kalsel, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan olahraga melalui kebijakan dan program yang berorientasi pada peningkatan prestasi.

“Investasi di bidang olahraga adalah investasi masa depan. Setiap capaian atlet merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat persatuan,” kata Rusma.

Sementara itu, Ketum PB Lemkari, Sahbirin Noor, menyebut kongres kali ini menjadi kelanjutan dari agenda lima tahunan organisasi. Ia menegaskan, periode kepengurusan 2021-2026 telah berakhir dan saat ini Lemkari kembali memasuki fase konsolidasi melalui forum kongres.

“Hari ini kita melaksanakan kongres setelah lima tahun. Ini menjadi agenda penting untuk melanjutkan arah organisasi ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda utama akan dibahas dalam kongres, di antaranya konsolidasi organisasi, perbaikan tata kelola, serta pemilihan Ketua Umum PB Lemkari yang baru.

Terkait kandidat, Sahbirin menyebut peluang terbuka bagi seluruh peserta, tergantung dinamika sidang yang berlangsung.

“Kita serahkan kepada peserta. Nanti kita lihat hasil sidang-sidangnya,” katanya.

Kongres Nasional Lemkari 2026 dihadiri jajaran pengurus pusat, perwakilan dari 18 provinsi, serta pengurus Lemkari dari berbagai tingkatan. Forum ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap program kerja selama lima tahun terakhir. Sahbirin mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal koordinasi dan sinergi antar organisasi keolahragaan.

“Evaluasi pasti ada. Ke depan kita berharap koordinasi dengan organisasi lain bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Melalui kongres ini, Lemkari diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi sekaligus melahirkan kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi atlet karate Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (mul)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda