Singkawang post authorKiwi 26 April 2026

Haha Production Jadikan Singkawang Sebagai Lokasi Syuting Film Nasionall

Photo of Haha Production Jadikan Singkawang Sebagai Lokasi Syuting Film Nasionall Konferensi pers antara Pemkot Singkawang bersama Sutradara Film Sebelum Tiga Puluh di Kampung Rawit Singkawang

SINGKAWANG,SP - Haha Production bakal menjadikan Kota Singkawang sebagai lokasi syuting film Nasional yang berjudul Sebelum Tiga Puluh. Hal itu diungkapkan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, yang mana Pemerintah Kota Singkawang sangat mendukung perkembangan industri kreatif, khususnya perfilman.

"Haha Production akan melirik Singkawang sebagai lokasi strategis untuk produksi film Nasional mereka," kata Tjhai Chui Mie, Minggu (26/4).

Dia memberikan apresiasi kepada Haha Production yang telah memilih Singkawang sebagai lokasi pengambilan gambar. Dia menilai langkah ini merupakan peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah, baik dari sisi pariwisata, budaya, maupun keramahan masyarakat Singkawang kepada khalayak luas.

Menurutnya, keindahan alam, keberagaman etnis, serta kekayaan tradisi yang dimiliki Singkawang sangat layak untuk diangkat ke layar lebar sebagai daya tarik tersendiri bagi penonton di seluruh Indonesia.

Sementara Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin menambahkan, keterlibatan Singkawang dalam industri perfilman Nasional dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Mulai dari sektor pariwisata, kuliner, jasa penginapan, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari produksi film.

"Saya berharap ke depan semakin banyak rumah produksi yang menjadikan Singkawang sebagai destinasi syuting utama," katanya.

Kegiatan Gala Dinner dan Konferensi Pers yang digelar menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri kreatif. Karena, selain mempererat hubungan, acara ini juga membuka peluang kolaborasi lanjutan untuk mempromosikan Singkawang melalui medium film.

"Pemerintah Kota menegaskan komitmennya untuk memberikan kemudahan perizinan dan dukungan teknis bagi para sineas yang ingin berkarya di Singkawang," ujarnya.

Melalui film Sebelum Tiga Puluh ini, Kota Singkawang diharapkan tidak hanya dikenal sebagai Kota Toleran saja, tapi juga sebagai kota yang ramah bagi pelaku industri kreatif.

"Langkah ini sejalan dengan upaya menjadikan Singkawang sebagai destinasi unggulan produksi film di masa mendatang, sekaligus memperkuat citra kota di tingkat Nasional," ungkapnya. (rud)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda