PONTIANAK, SP - Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Barat, Mulyadi Tawik menyerahkan Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tentang kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB untuk seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031, Sabtu (1/8/2026).
Penyerahan SK yang diturunkan melalui DPW PKB Kalbar ini menjadi momen krusial sekaligus penanda resmi dimulainya masa khidmat kepengurusan baru di tingkat cabang.
Lebih dari sekadar seremonial administrasi, prosesi ini adalah fondasi awal bagi konsolidasi partai untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Dalam arahannya, Mulyadi Tawik menekankan bahwa kepengurusan yang telah resmi menerima SK harus segera bergerak dan bekerja nyata.
“Dengan telah diserahkannya SK ini, saya berharap seluruh DPC PKB se-Kalimantan Barat dapat langsung bekerja, memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat bawah, menjaga soliditas kader, dan menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mulyadi Tawik di hadapan para pengurus baru.
Komitmen untuk "terus bergerak" ini bukan tanpa dasar. Di bawah kepemimpinan Mulyadi Tawik, PKB Kalbar telah menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Dari sebelumnya tidak memiliki kursi di tingkat tertentu, kini PKB mengantongi total 45 kursi legislatif di berbagai tingkatan; rinciannya satu kursi DPR RI, lima kursi DPRD Provinsi Kalbar, dan sekitar 39 kursi DPRD kabupaten/kota.
“Dulu untuk DPR RI dan provinsi pernah nol kursi. Total sekarang 45 kursi. Ke depan, tentu target kabupaten/kota harus meningkat lagi,” tegasnya.
Kegiatan yang mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB.
Selain penyerahan SK, acara diisi dengan konsolidasi dan penyampaian arah kebijakan partai untuk memperkuat peran PKB sebagai partai yang konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat, dan proses penyerahan SK ini merupakan puncak dari serangkaian konsolidasi yang telah berjalan.
Mulyadi Tawik menginstruksikan agar para ketua DPC yang baru untuk segera beradaptasi dengan struktur kepengurusan yang baru.
Dengan selesainya penyerahan SK ini, seluruh struktur DPC PKB se-Kalimantan Barat kini resmi melakukan pergerakan.
Langkah selanjutnya adalah pergerakan masif ke akar rumput, memperkuat sinergi dengan DPW, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Komitmen Mulyadi Tawik pun menjadi jelas: PKB tidak hanya berhenti pada peningkatan kursi, tetapi juga hadir sebagai solusi bagi masyarakat, sebagaimana konsistensinya dalam menyuarakan pemerataan layanan kesehatan dan kesejahteraan di Kalbar.
Kini saatnya bagi pengurus baru untuk membuktikan bahwa PKB adalah partai yang bergerak, dekat dengan rakyat, dan siap memenangkan hati Kalbar. (jee)