Di tengah derasnya arus perubahan dunia digital dan ketatnya persaingan industri media, Harian Suara Pemred tetap bertahan dan terus tumbuh. Memasuki usia ke-12 tahun, Suara Pemred merayakan hari jadinya dengan syukuran sederhana yang digelar di Kantor Redaksi Suara Pemred, Jalan Sidas Nomor 19 Pontianak.
Perayaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh, mitra, wartawan, staf redaksi, karyawan, hingga perwakilan biro daerah berkumpul dalam suasana sederhana namun sarat makna. Momen ini menjadi refleksi perjalanan panjang media yang terus berupaya menjaga idealisme jurnalistik di tengah tantangan zaman.
Pemimpin Umum Suara Pemred, Fachrudin D. Siregar, mengakui perjalanan selama 12 tahun bukanlah hal mudah. Menurutnya, perubahan pola konsumsi informasi dan perkembangan dunia media yang semakin dinamis menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan pers.
“Dua belas tahun bersama Suara Pemred bukan perjalanan yang mudah. Bertahan sampai usia ini tentu penuh tantangan, apalagi perkembangan dunia media sekarang semakin berat. Tapi kita bersyukur masih bisa merayakan ulang tahun ini walaupun secara sederhana,” ujarnya pada Sabtu (9/5/2026).
Ia mengajak seluruh keluarga besar Suara Pemred untuk tetap menjaga solidaritas dan kekompakan dalam membangun media yang dekat dengan masyarakat.
“Saya mengajak semua wartawan, karyawan, staf, dan biro daerah untuk tetap solid, terus bersama-sama membangun dan hadir untuk masyarakat. Jaga kekompakan. Terima kasih karena sudah berjuang bersama,” katanya.
Fachrudin juga berharap Suara Pemred dapat terus berkembang dan menjadi salah satu media terbesar serta terpercaya di Kalimantan Barat.
“Mudah-mudahan Suara Pemred semakin besar dan terus dipercaya masyarakat. Selamat ulang tahun Suara Pemred ke-12,” tambahnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Suara Pemred, Harry A. Daya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang selama ini tetap menjaga semangat dan kekompakan di tengah tantangan dunia jurnalistik.
“Terima kasih banyak karena sampai hari ini kita masih kompak. Menjaga media itu memang tidak mudah, apalagi di tengah perubahan sekarang. Tapi kita tetap berusaha membaca dan bekerja dengan hati,” ujarnya.
Ucapan dan harapan juga datang dari masyarakat yang hadir dalam syukuran tersebut. Mereka berharap Suara Pemred tetap konsisten menjadi media yang berpihak pada kepentingan publik dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kami berharap kehadiran Suara Pemred di Kalbar terus menjadi kontrol sosial, terutama bagi masyarakat yang merasa dizalimi,” ujar salah seorang warga.
Di usia ke-12 ini, Suara Pemred bukan hanya menandai perjalanan waktu, tetapi juga mempertegas komitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat, menjaga independensi, dan menghadirkan informasi yang tajam, kritis, serta berpihak pada kepentingan publik. (din)