Ponticity post author Kiwi 11 Agustus 2026

Dua Murid MAN 1 Pontianak Raih Tiket Internasional Roket Air ke Kuala Lumpur

Photo of Dua Murid MAN 1 Pontianak Raih Tiket Internasional Roket Air ke Kuala Lumpur

PONTIANAK, SP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak di tingkat nasional. Dua murid MAN 1 Pontianak berhasil meraih tiket menuju kompetisi internasional roket air yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Oktober 2026 mendatang.

Prestasi tersebut diraih dalam Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2026 yang berlangsung pada 7-8 Agustus 2026 di Lapangan VEDC (PPPTK VEDC), Kota Malang, Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti pelajar dari delapan provinsi di Indonesia dengan jumlah peserta mencapai sekitar 100 orang.

Kalimantan Barat menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Kalimantan yang ambil bagian dalam kompetisi nasional tersebut. MAN 1 Pontianak tampil membawa karya dan kemampuan terbaik para siswanya dalam kompetisi yang menguji kreativitas, ketelitian, serta kemampuan sains, khususnya di bidang aerodinamika dan teknologi roket air.

Dalam kompetisi tersebut, MAN 1 Pontianak mengirimkan tiga murid, yakni Muhammad Khalid Fahad, Rizki Ramadan, dan Qanit Akram. Ketiganya didampingi Kepala MAN 1 Pontianak Sholihin Hz serta guru pelatih Aryoli.

Kompetisi yang diselenggarakan Labiaba Indonesia (Langit Biru Anak Bangsa) tersebut menjadi ajang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan sains dan teknologi melalui eksperimen sederhana yang menggabungkan konsep fisika, mekanika fluida, dan aerodinamika.

Roket air memanfaatkan air dan udara bertekanan sebagai tenaga dorong. Dalam pembuatannya, botol plastik bekas digunakan sebagai badan utama roket. Konsep tersebut menerapkan prinsip-prinsip hukum fisika Newton serta mekanika fluida untuk menghasilkan daya dorong dan lintasan roket yang optimal.

Dari hasil kompetisi dan peluncuran roket yang dilakukan di lapangan, dua murid MAN 1 Pontianak, yakni Muhammad Khalid Fahad dan Rizki Ramadan, berhasil meraih tiket untuk mengikuti ajang internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Oktober 2026 mendatang.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi catatan penting bagi MAN 1 Pontianak karena mampu membawa nama Kalimantan Barat ke level internasional melalui kompetisi sains dan teknologi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2026 di Malang juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra strategis, di antaranya PSN (Pasifik Satelit Nusantara), XL Axiata melalui XL Smart, serta Emina Cosmetics.

Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin Hz, yang menyaksikan langsung pengumuman hasil kompetisi, mengaku bangga atas capaian yang diraih anak didiknya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Pontianak, Kementerian Agama, serta masyarakat Kalimantan Barat yang selama ini memberikan dukungan dan doa bagi para siswa.

“Terima kasih atas dukungan keluarga besar MAN 1 Pontianak dan Kementerian Agama serta doa masyarakat Kalimantan Barat, sehingga MAN 1 menjadi satu-satunya madrasah di Kota Pontianak yang lolos ke tingkat internasional,” ujar Sholihin.

Sholihin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum PW IPIM Kalbar berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Pontianak untuk terus mengembangkan potensi, khususnya dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi.

Menurutnya, keberhasilan Khalid Fahad dan Rizki Ramadan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Barat. Capaian tersebut membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Dengan tiket menuju Kuala Lumpur yang telah berada di tangan, kedua siswa MAN 1 Pontianak kini memiliki kesempatan untuk kembali menguji kemampuan mereka di level yang lebih tinggi sekaligus membawa nama madrasah dan Kalimantan Barat ke panggung internasional. (mul)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda