Ponticity post author elgiants 14 Juli 2026

Kota Pontianak Raih Juara Umum, Forprov II KORMI Kalbar Resmi Ditutup

Photo of Kota Pontianak Raih Juara Umum, Forprov II KORMI Kalbar Resmi Ditutup PENUTUPAN - Sekda Kalbar Harisson menutup Forprov II KORMI Kalbar di Singkawang. Kota Pontianak keluar sebagai juara umum dengan raihan 68 medali.

PONTIANAK, SP – Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Barat resmi ditutup. Penutupan ajang olahraga masyarakat terbesar di Kalbar itu dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, di Halaman Mess Daerah Kota Singkawang, kemarin sore.

Dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Daerah Kalbar sekaligus Ketua KORMI Provinsi Kalbar, Harisson menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Forprov II, mulai dari Pemerintah Kota Singkawang selaku tuan rumah, KORMI Kota Singkawang, panitia pelaksana, sponsor, hingga seluruh elemen yang terlibat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, bersinergi, dan berkomitmen sehingga Forprov II dapat berlangsung dengan sukses, aman, lancar, dan meriah sejak pembukaan hingga penutupan hari ini,” ujarnya.

Harisson juga mengapresiasi seluruh kontingen kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi dengan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Menurutnya, semangat olahraga masyarakat bukan semata-mata mengejar medali atau gelar juara, melainkan membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, dan mempererat tali persaudaraan.

“Dalam olahraga masyarakat, esensi tertinggi bukan semata-mata kemenangan, melainkan partisipasi, kegembiraan, dan kesehatan. Kita semua adalah pemenang karena telah berhasil menghidupkan semangat olahraga masyarakat di daerah masing-masing,” tegasnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada daerah yang meraih prestasi terbaik dan berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan olahraga masyarakat di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Singkawang, Mubarak Abdullah Babatin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Forprov II yang berlangsung selama beberapa hari di Kota Singkawang.

Menurutnya, Forprov bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan antardaerah di Kalimantan Barat.

“Siapa pun yang menjadi juara bukanlah persoalan utama. Yang terpenting adalah persahabatan tetap terjalin, silaturahmi terus terjaga, dan dua tahun mendatang kita dapat kembali bertemu dalam semangat yang sama,” katanya.

Mubarak turut menyampaikan terima kasih kepada KORMI Kalimantan Barat yang telah mempercayakan Kota Singkawang sebagai tuan rumah, serta kepada Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemerintah Kota Singkawang, Forkopimda, panitia, relawan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan para sponsor yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan.

Sebelum prosesi penutupan, Harisson menyerahkan medali kepada para pemenang Kejuaraan Airsoft Brotherhood Unity yang menjadi salah satu cabang pada Forprov II.

Kejuaraan tersebut digelar pada 11–12 Juli 2026 di Halaman STIH Singkawang dengan mempertandingkan enam nomor, yakni Tactical Battle Competition (TABCOM), Tactical Double Weapon Competition (TDWCOM), Sharp Shooter Competition (SSCOM), Tactical Show of Competition (TSOC), Speed Challenge Team (SCT), dan Water Gelblaster Competition (WGC).

Berdasarkan Surat Keputusan Panitia Penyelenggara Forprov II Tahun 2026 Nomor 009/FORPROV/II/KORMI/KALBAR/VII/2026, Kota Pontianak keluar sebagai juara umum dengan raihan 25 medali emas, 25 perak, dan 18 perunggu, atau total 68 medali.

Posisi kedua ditempati Kota Singkawang dengan koleksi 22 medali emas, 16 perak, dan 21 perunggu, atau total 59 medali.

Sementara Kabupaten Kubu Raya berada di peringkat ketiga dengan perolehan 18 medali emas, 17 perak, dan 13 perunggu, sehingga mengumpulkan total 48 medali.

Keberhasilan Kota Pontianak menjadi juara umum menegaskan konsistensi pembinaan olahraga masyarakat melalui berbagai induk organisasi olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI.

Penutupan Forprov II dihadiri Ketua KONI Kalbar Daud Cino Yordan, para bupati dan wali kota se-Kalbar, unsur Forkopimda Kota Singkawang, Ketua KORMI kabupaten/kota se-Kalbar, atlet, ofisial, pegiat olahraga masyarakat, serta seluruh kontingen peserta.

Harisson berharap semangat yang terbangun selama Forprov II tidak berhenti setelah ajang berakhir, tetapi terus menjadi budaya hidup sehat di tengah masyarakat Kalimantan Barat.

“Semoga semangat olahraga masyarakat terus tumbuh di seluruh daerah. Kita ingin masyarakat semakin sehat, semakin aktif, dan semakin kuat dalam menjaga persatuan melalui olahraga,” pungkasnya. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda