Ponticity post author Kiwi 16 Oktober 2026

Tekankan Kesiapan Operasional dan Modernisasi Alpalhankam, Pangkoopsau Pimpin Sertijab Dan Grup 3 Tempur: Marsma TNI Sidik Setiyono Siap Emban Amanah

Photo of Tekankan Kesiapan Operasional dan Modernisasi Alpalhankam, Pangkoopsau Pimpin Sertijab Dan Grup 3 Tempur: Marsma TNI Sidik Setiyono Siap Emban Amanah

PONTIANAK, SP - Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M., memimpin Serah Terima Jabatan Komandan Grup 3 Tempur Koopsau dari Marsma TNI David Yohan Tamboto kepada Marsma TNI Sidik Setiyono di Apron Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi, Magetan, Rabu (14/10/2026).

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula Sertijab Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 8 Grup 3 Tempur dari Ny. Venny Tamboto kepada Ny. Lina Sidik Setiyono, yang dipimpin oleh Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koopsau Ny. Nila Djoko Hadi.

Di awal amanatnya, Pangkoopsau menegaskan bahwa Grup 3 Tempur merupakan salah satu kekuatan utama TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan operasi udara dan menjaga kedaulatan wilayah udara nasional. Satuan pesawat tempur memiliki karakteristik tugas yang menuntut kecepatan, ketepatan, daya tangkal, kemampuan respons yang tinggi, serta kesiapan operasional setiap saat.

Menurut Pangkoopsau, TNI Angkatan Udara melalui jajaran Koopsau, khususnya Grup 3 Tempur, harus mampu memastikan wilayah udara nasional senantiasa terjaga, memiliki kekuatan udara dengan daya tangkal yang kredibel, serta mampu merespons setiap perkembangan situasi secara cepat dan tepat. Hal tersebut menuntut kesiapan personel, profesionalisme prajurit, serta kemampuan satuan dalam menghadapi berbagai dinamika lingkungan strategis.

Lebih lanjut, Pangkoopsau menekankan bahwa modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) TNI Angkatan Udara menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan pertahanan udara.

Oleh karena itu, seluruh jajaran Grup 3 Tempur diminta menjadikan modernisasi Alpalhankam sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan satuan secara menyeluruh, baik dari aspek kesiapan operasional, kualitas sumber daya manusia, maupun penguasaan teknologi.

Kepada Marsma TNI Sidik Setiyono selaku pejabat baru Komandan Grup 3 Tempur, Pangkoopsau menekankan agar mampu membawa satuan menjadi kekuatan yang tidak hanya siap melaksanakan tugas, tetapi juga adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi peperangan modern.

Kepemimpinan yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme, disiplin, dan kesiapan operasional diharapkan dapat terus memperkuat kontribusi Grup 3 Tempur dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.

Sementara itu, kepada Ny. Lina Sidik Setiyono selaku Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 8 Grup 3 Tempur yang baru, Pangkoopsau berharap agar pembinaan organisasi PIA Ardhya Garini dapat dilanjutkan dengan penuh keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian.

Pangkoopsau juga menekankan pentingnya membangun silaturahmi yang baik dengan seluruh anggota, mendukung pelaksanaan kegiatan organisasi, serta memberikan perhatian terhadap pembinaan keluarga besar Grup 3 Tempur.

Melalui pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Grup 3 Tempur Koopsau semakin memperkuat kesiapan operasional, meningkatkan profesionalisme personel, dan mengoptimalkan kemampuan satuan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Di sisi lain, keberlanjutan pembinaan PIA Ardhya Garini diharapkan dapat terus mempererat kebersamaan serta mendukung kesejahteraan keluarga besar Grup 3 Tempur.

Soroti Peran Penting Grup 3 Tempur

Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto menegaskan bahwa Grup 3 Tempur merupakan salah satu kekuatan utama TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam melaksanakan operasi udara dan menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Pangkoopsau saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Grup 3 Tempur Koopsau dari Marsma TNI David Yohan Tamboto kepada Marsma TNI Sidik Setiyono di apron Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi, Magetan, Rabu (14/10).

Menurut Marsda TNI Djoko, peran strategis Grup 3 Tempur itu yang kemudian menuntut kesiapan operasional tinggi.

“Satuan pesawat tempur memiliki karakteristik tugas yang menuntut kecepatan, ketepatan, daya tangkal, kemampuan respons yang tinggi, serta kesiapan operasional setiap saat,” ungkap dia dikutip dari unggahan instagram @koopsau_news, Kamis (15/10/2026).

Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh jajaran Grup 3 Tempur untuk senantiasa menjaga kesiapan personel, meningkatkan profesionalisme prajurit, dan mempertahankan kemampuan satuan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.

Kesiapan tersebut juga perlu didukung oleh kemampuan TNI AU dalam mengantisipasi perkembangan teknologi pertahanan.

Dalam hal ini, modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas operasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Pangkoopsau meminta jajaran Grup 3 Tempur memanfaatkan modernisasi alpalhankam untuk meningkatkan kemampuan satuan secara menyeluruh.

Upaya tersebut mencakup peningkatan kesiapan operasional, kualitas sumber daya manusia, serta penguasaan teknologi agar personel mampu mengoperasikan dan mengoptimalkan kemampuan alutsista yang dimiliki.

Pada kesempatan yang sama, Pangkoopsau berpesan menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu mendorong peningkatan profesionalisme, disiplin, dan kesiapan operasional prajurit kepada Marsma TNI Sidik Setiyono selaku Komandan Grup 3 Tempur yang baru.

Selain itu, komandan baru diharapkan dapat membawa satuan beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi peperangan modern.

“Melalui pergantian kepemimpinan ini, Grup 3 Tempur Koopsau diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional dan profesionalisme personel, sehingga mampu mengoptimalkan perannya dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI AU menjaga kedaulatan wilayah udara nasional,” pungkas Pangkoopsau. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda