Ponticity post author Kiwi 21 September 2026

Team Radit FC dan Cewek The Boom Keluar Sebagai Juara Rank Sports Nusantara Futsal League 2026 Regional Kalimantan Barat

Photo of Team Radit FC dan Cewek The Boom Keluar Sebagai Juara Rank Sports Nusantara Futsal League 2026 Regional Kalimantan Barat Para Juara Rank Sport Nusantara Futsal League Kalimantan Barat 2026. Foto: AFP Kalimantan Barat

PONTIANAK, SP— Perhelatan akbar Ranks Sport Nusantara Futsal League 2026 tingkat Regional Kalimantan Barat resmi berakhir sukses. Ajang bergengsi ini melahirkan tim-tim tangguh sebagai penguasa baru futsal di Kalimantan Barat, dengan Radit FC keluar sebagai juara pada kategori putra dan Cewek The Boom yang sukses merengkuh gelar juara di kategori putri, pada Minggu 20 September 2026 di Lapangan IKIP PGRI Pontianak.

Keberhasilan ini menumbuhkan harapan besar agar kedua sang juara dapat menampilkan performa maksimal pada tingkat nasional sekaligus mempersembahkan hasil terbaik sebagai representasi resmi wakil Kalimantan Barat.

Kesuksesan turnamen ini tentu tidak lepas dari peran serta seluruh tim peserta yang telah berjuang secara maksimal di lapangan dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Perkembangan positif ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem futsal di Kalimantan Barat kini telah berkembang pesat dari berbagai unsur mulai dari kualitas perangkat pertandingan, tata kelola manajemen klub, hingga kualitas individu pemain.

Harapan besar disematkan agar iklim positif yang telah terbangun ini dapat terus terjaga dan konsisten di masa mendatang.

Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada KONI Kalimantan Barat serta PSSI Kalimantan Barat atas dukungan penuh yang diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terselenggara dengan lancar.

“Ucapan terima kasih juga atas dukungan KONI Kalbar, PSSI Kalbar atas terselenggaranya kegiatan ini. Tentu dari evaluasi kegiatan ini ada hal hal yang dirasa kurang maksimal dari pihak penyelenggara sehingga bisa menjadi perbaikan pada kegiatan LINUS Regional Kalbar tahun 2027” ujar Fery Adrian Pangkey

Harapannya, berbagai kekurangan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi konstruktif demi perbaikan kualitas penyelenggaraan LINUS Regional Kalimantan Barat 2027 yang lebih matang dan profesional. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda