Ponticity post author Kiwi 23 Juli 2026

PELTI Kalbar Cetak 22 Pelatih Bersertifikat ITF, Perkuat Fondasi Pembinaan Atlet Tenis

Photo of PELTI Kalbar Cetak 22 Pelatih Bersertifikat ITF, Perkuat Fondasi Pembinaan Atlet Tenis

PONTIANAK, SP – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pengprov PELTI) Kalimantan Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga tenis di daerah. Setelah sukses menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PELTI Cup II 2026 yang dibuka Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., pada 8 Juli 2026, PELTI Kalbar kembali menggelar Pelatihan Pelatih Tenis Berstandar International Tennis Federation (ITF).

Pelatihan berlangsung selama empat hari, pada 16–19 Juli 2026, di Lapangan Tenis Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Sebanyak 24 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalbar mengikuti pelatihan intensif yang dipandu sesuai standar ITF.

Dari seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dan ujian kompetensi, sebanyak 22 orang dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat kepelatihan resmi dari International Tennis Federation (ITF).

Sekretaris Umum Pengprov PELTI Kalbar, Mei Purwowidodo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu program prioritas organisasi dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan.

"Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja prioritas Pengprov PELTI Kalbar. Kami meyakini bahwa prestasi atlet berawal dari kualitas pelatih. Atlet hebat lahir dari pembinaan yang dilakukan oleh pelatih yang kompeten dan memiliki standar kepelatihan yang baik," ujarnya.

Menurut Mei, keberadaan pelatih bersertifikat internasional menjadi kebutuhan penting untuk membangun sistem pembinaan yang terarah, berjenjang, dan berkelanjutan, terutama dalam menjaring bibit-bibit atlet sejak usia dini.

PELTI Kalbar juga berkomitmen melakukan pemerataan kualitas pelatih di seluruh wilayah Kalimantan Barat agar pembinaan tenis tidak hanya terpusat di kota-kota besar.

"Kami ingin kualitas kepelatihan tersebar merata di seluruh Kalimantan Barat. Mulai dari Sambas, Bengkayang, Sintang, Kapuas Hulu, Ketapang, hingga Melawi, seluruh daerah harus memiliki pelatih yang memenuhi standar internasional sehingga pembinaan atlet dapat berjalan secara optimal," katanya.

Dengan bertambahnya 22 pelatih bersertifikat ITF, PELTI Kalbar optimistis proses pencarian bakat, pembinaan atlet muda, hingga peningkatan prestasi tenis di berbagai daerah akan semakin terstruktur dan berkesinambungan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pengprov PELTI Kalbar dalam membangun ekosistem pembinaan tenis yang kuat, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda