PONTIANAK, SP – Fakultas MIPA dan Teknologi Universitas PGRI Pontianak (UPP) kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pendidikan tinggi. Dua program studi di lingkungan fakultas tersebut berhasil meraih hasil akreditasi nasional dengan predikat membanggakan, yakni Program Studi Pendidikan Matematika yang memperoleh predikat Unggul serta Program Studi Pendidikan Fisika dengan predikat Baik Sekali.
Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan fakultas dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Berdasarkan data akreditasi yang berlaku saat ini, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Pontianak menjadi satu-satunya Program Studi Pendidikan Matematika di Kalimantan Barat yang menyandang status Terakreditasi Unggul. Sementara itu, predikat Baik Sekali yang diraih Program Studi Pendidikan Fisika menjadi pijakan penting untuk terus meningkatkan kualitas akademik menuju akreditasi Unggul.
Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras hingga menghasilkan capaian tersebut.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan semangat kebersamaan seluruh keluarga besar Universitas PGRI Pontianak. Kami menyampaikan apresiasi kepada Dekan Fakultas MIPA dan Teknologi, para ketua program studi, Tim Task Force Akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh mitra yang telah memberikan kontribusi terbaik,” ujarnya.
Menurut Firdaus, akreditasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bentuk pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang harus dipertahankan dan terus ditingkatkan.
“Akreditasi bukan sekadar capaian administratif, tetapi cerminan kualitas yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen universitas dalam menerapkan tata kelola perguruan tinggi yang baik serta membangun budaya mutu di seluruh lini.
Selama beberapa tahun terakhir, Fakultas MIPA dan Teknologi terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan kompetensi dosen, penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja, penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat, hingga memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi.
Selain itu, transformasi pembelajaran berbasis teknologi digital juga terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus mendorong lahirnya inovasi pendidikan.
Firdaus menilai berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Menurutnya, capaian akreditasi yang diraih kedua program studi semakin memperkuat posisi Fakultas MIPA dan Teknologi sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan sains dan teknologi di Kalimantan Barat.
Ke depan, Universitas PGRI Pontianak berkomitmen mempertahankan budaya continuous quality improvement melalui peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, penguatan inovasi pembelajaran, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai mitra, baik di tingkat regional maupun nasional.
Firdaus optimistis, budaya mutu yang terus dikembangkan akan semakin meningkatkan daya saing universitas sekaligus melahirkan lulusan yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Dengan budaya mutu yang terus kami bangun, Universitas PGRI Pontianak optimistis mampu menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus melahirkan lulusan yang profesional serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional,” pungkasnya.(din)