PONTIANAK, AKCAYA – Himpunan Mahasiswa Manajemen (Himamen) Universitas OSO (UNOSO) menggelar Jepin Masal untuk mendorong mahasiswa melestarikan budaya Melayu sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Kegiatan yang digelar kemarin itu diikuti mahasiswa dan sivitas akademika UNOSO. Melalui tari Jepin, peserta diajak mengenal warisan budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kampus.
Wakil Rektor I UNOSO, Sofi Siti Shopiyah, mengatakan mahasiswa tidak hanya dituntut mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga perlu berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, mahasiswa dari berbagai daerah yang menempuh pendidikan di Pontianak memiliki kesempatan yang sama untuk mengambil bagian dalam pembangunan kota.
“Keberagaman latar belakang mahasiswa merupakan potensi untuk memperkaya perspektif dan memperkuat kolaborasi. Mahasiswa diharapkan mampu berpartisipasi aktif serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya, kemarin.
Sementara itu, Ketua Himamen UNOSO, Yuliana Sari, mengatakan Jepin Masal merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian budaya Melayu, khususnya seni tari Jepin.
“Melalui kegiatan Jepin Masal ini, kami ingin turut melestarikan budaya Melayu melalui tari Jepin sekaligus menambah wawasan mahasiswa tentang kebudayaan,” kata Yuliana.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal, mempraktikkan, dan menjaga keberlanjutan seni tradisional agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Melalui kegiatan ini, UNOSO mendorong mahasiswa agar tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, mencintai budaya lokal, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. (din)