SANGGAU. SP - Suasana kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-7 Paroki Tritunggal Mahakudus Terentang di Gereja Katolik Tritunggal Mahakudus, Dusun Terentang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau,
Di tengah sukacita jemaat yang juga dirangkai dengan peresmian dan pemberkatan Aula Dango Nazaret, Polsek Tayan Hilir hadir melalui kegiatan Minggu Kasih sebagai wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat pesan kamtibmas dan kerukunan.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., bersama personel Polsek Tayan Hilir. Kehadiran kepolisian merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif sekaligus membuka ruang komunikasi langsung dengan warga.
Minggu Kasih kali ini berlangsung bersamaan dengan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-7 Paroki Tritunggal Mahakudus Terentang serta peresmian dan pemberkatan Aula Dango Nazaret. Momentum tersebut diikuti sekitar 300 jemaat dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa.
Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir antara lain Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Uskup Sanggau Mgr. Valentinus Saeng, C.P., anggota DPRD Kabupaten Sanggau Anselmus Efendi, S.H., serta Camat Tayan Hilir Ayus, S.Pd., M.M. Hadir pula Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., Kepala Desa Subah Yulianus Atin, S.H., Kepala Desa Lalang Kapianus Lumin, Kepala Desa Semoncol Nurlaila, Bhabinkamtibmas Desa Subah Aipda Toni Kuswoyo, serta para jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tayan Hilir menyampaikan pesan kamtibmas kepada jemaat. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kapolsek Tayan Hilir Iptu Kusdarwanto menjelaskan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan penanganan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Minggu Kasih menjadi ruang untuk bertemu, mendengar langsung masukan masyarakat dan bersama-sama mencari langkah terbaik untuk menjaga lingkungan tetap aman,” ungkapnya.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh jemaat sangat diperlukan untuk mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Kami mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan. Jika ada informasi atau persoalan yang berkaitan dengan keamanan, silakan disampaikan kepada Polsek Tayan Hilir. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan pencegahan secara lebih cepat dan tepat,” kata Iptu Kusdarwanto.
Perayaan HUT ke-7 Paroki Tritunggal Mahakudus Terentang dan pemberkatan Aula Dango Nazaret turut menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merawat kerukunan di wilayah Tayan Hilir.
Melalui Minggu Kasih, Polsek Tayan Hilir juga berupaya membangun kepercayaan publik dengan pendekatan yang lebih terbuka dan bersahabat. Polisi diharapkan tidak hanya dipandang sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat sekaligus pelayan masyarakat yang hadir untuk mendengarkan dan memberikan solusi.
Seluruh rangkaian kegiatan Minggu Kasih, perayaan HUT ke-7 Paroki Tritunggal Mahakudus Terentang, serta peresmian dan pemberkatan Aula Dango Nazaret berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian turut memberikan rasa aman bagi jemaat dan masyarakat yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
Polsek Tayan Hilir berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas. Melalui komunikasi, silaturahmi, dan sinergi yang berkelanjutan, kepolisian bersama masyarakat diharapkan mampu mempertahankan Tayan Hilir sebagai wilayah yang aman, damai, rukun, dan kondusif. _(Dit)