Ponticity post author Kiwi 27 Agustus 2026

Bimo Arlya Sempat Tertekan, 16 Besar Polytron Pontianak International Challenge Akhirnya Digenggam

Photo of Bimo Arlya Sempat Tertekan, 16 Besar Polytron Pontianak International Challenge Akhirnya Digenggam Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran harus bermain tiga gim sebelum menundukkan Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica dan melaju ke 16 besar Polytron Pontianak International Challenge 2026.

PONTIANAK, SP - Pasangan ganda campuran unggulan pertama, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, harus bekerja keras untuk mengamankan tiket babak 16 besar Polytron Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (27/8/2026).

Bimo/Arlya mendapat perlawanan sengit dari pasangan Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga gim penentuan.

Pertandingan akhirnya dimenangkan Bimo/Arlya dengan skor 21-19, 20-22, 21-18.

Sejak gim pertama, kedua pasangan langsung terlibat dalam permainan ketat. Bimo/Arlya sempat mendapat tekanan dari permainan lawan yang tampil agresif dan berani mengambil risiko.

Bimo mengakui dirinya bersama Arlya cukup terkejut dengan permainan yang ditunjukkan lawan.

“Kami kaget dengan permainan mereka, mereka bisa all out dan membuat kami kesusahan. Mereka punya kualitas yang bagus, di lapangan akhirnya pikiran kami agak terpengaruh,” ujar Bimo.

Selain tekanan dari permainan lawan, pasangan unggulan pertama tersebut juga masih harus beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Pertandingan itu menjadi penampilan pertama Bimo/Arlya di turnamen yang berlangsung di Pontianak. Kondisi tersebut membuat keduanya membutuhkan waktu untuk menemukan permainan terbaik.

“Ini juga pertandingan pertama kami di sini jadi tadi masih penyesuaian dengan kondisi lapangan. Dan tidak mudah juga untuk beradaptasi,” katanya.

Setelah mengamankan gim pertama, Bimo/Arlya sebenarnya memiliki peluang untuk menyelesaikan pertandingan dalam dua gim langsung.

Namun, keunggulan yang sempat mereka miliki di gim kedua berhasil dikejar pasangan Theodorus/Leonora. Bimo/Arlya akhirnya harus kehilangan gim tersebut dengan skor tipis 20-22.

Arlya mengatakan, tekanan dari lawan cukup terasa sepanjang pertandingan. Namun, dirinya bersama Bimo berusaha menjaga konsentrasi dengan fokus pada setiap poin.

“Kami terus tertekan di pertandingan tadi tapi kami fokus poin demi poin. Di gim kedua kami sudah unggul lalu terkejar, di gim ketiga kami belajar untuk tidak mengulangi kesalahan,” ujar Arlya.

Memasuki gim ketiga, Bimo/Arlya berusaha mengembalikan fokus permainan. Pengalaman kehilangan keunggulan di gim kedua menjadi evaluasi agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

Keduanya akhirnya mampu menjaga keunggulan hingga akhir dan mengunci kemenangan 21-18.

Arlya juga mengakui status sebagai unggulan pertama membuat dirinya dan Bimo merasakan tekanan berbeda dalam turnamen kali ini.

Menurutnya, tekanan tersebut tidak dirasakan ketika mereka tampil di Kejuaraan Dunia pada pekan sebelumnya.

“Sebagai unggulan pertama cukup terasa pressure-nya, berbeda dengan penampilan minggu lalu di Kejuaraan Dunia dimana kami bisa tampil tanpa beban,” ungkapnya.

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan langkah Bimo/Arlya berlanjut ke babak 16 besar Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Namun, perjuangan mereka belum selesai. Pasangan tersebut dijadwalkan kembali bertanding pada Kamis sore untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Arlya menegaskan, dirinya bersama Bimo harus segera melakukan evaluasi dan meningkatkan konsentrasi agar tidak kembali mengalami tekanan seperti pada pertandingan sebelumnya.

“Nanti sore akan kembali bertanding di babak 16 besar, kami harus tingkatkan lagi fokusnya dan tidak boleh lengah,” tegas Arlya.

Dengan status sebagai unggulan pertama, Bimo/Arlya menjadi salah satu pasangan yang mendapat perhatian dalam turnamen internasional tersebut. Mereka kini dituntut menjaga konsistensi jika ingin melangkah lebih jauh di hadapan publik Pontianak.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda