PONTIANAK, SP - Pelaksanaan pemotongan hadyu haji tamattu’ 1447 H/2026 M resmi dimulai di Kalimantan Barat pada Rabu (27/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan oleh KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat dengan melibatkan berbagai unsur persyarikatan dan lembaga zakat di daerah.
Ketua KBIHU Muhammadiyah Kalbar, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa pelaksanaan ini merupakan langkah perdana dalam memfasilitasi amanah jamaah haji secara langsung di Kalimantan Barat.
“Ini merupakan kali pertama KBIHU Muhammadiyah Kalbar melaksanakan pemotongan hadyu haji tamattu’. Kami menugaskan Lazismu Kalbar sebagai tim pelaksana agar proses penyembelihan hingga pendistribusian dapat berjalan profesional dan sesuai syariat,” ujarnya.
Ketua LazisMU Kalbar, Ismail Syailillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanah dari 194 jamaah haji yang mempercayakan pelaksanaan hadyu mereka di Kalimantan Barat.
Ia menambahkan bahwa pemotongan dilakukan di dua titik lokasi, yakni kawasan Jalan Podomoro dan Ampera, Pontianak, serta dilaksanakan selama tiga hari agar proses berjalan tertib dan optimal.
“Ini adalah amanah dari 194 jamaah haji. Pelaksanaan pemotongan dilakukan di dua titik, yaitu di Jalan Podomoro dan Ampera Pontianak, serta berlangsung selama tiga hari,” jelasnya.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Nilwani Hamid, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai bahwa program perdana hadyu haji tamattu’ di Kalbar menjadi langkah positif dalam meningkatkan pelayanan kepada jamaah sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan hadyu haji tamattu’ perdana di Kalimantan Barat ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan selesai pada Jumat, 29 Mei 2026,” tuturnya.
Pelaksanaan hadyu haji tamattu’ ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara lembaga keagamaan dan lembaga filantropi Islam dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji, sekaligus memperluas distribusi manfaat daging hadyu kepada masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Barat. (mul)