Ponticity post author Kiwi 30 Agustus 2026

W Prasetyo-P Ramadhan Juarai Polytron Pontianak International Challenge, Pasangan Baru Langsung Bersinar

Photo of W Prasetyo-P Ramadhan Juarai Polytron Pontianak International Challenge, Pasangan Baru Langsung Bersinar Pasangan baru Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan langsung meraih gelar juara Polytron Pontianak International Challenge 2026.

PONTIANAK, SP - Pasangan ganda putra Indonesia, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan, menutup gelaran Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan torehan manis. Berstatus sebagai pasangan baru, keduanya langsung keluar sebagai juara setelah menundukkan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo pada laga final.

Pertandingan final berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (30/8/2026). Wahyu/Pulung tampil solid dan mampu mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-15.

Gelar tersebut menjadi semakin spesial karena Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan turnamen perdana yang dijalani Wahyu dan Pulung sebagai pasangan.

Wahyu Agung Prasetyo mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia tak menyangka pasangan yang baru terbentuk mampu langsung meraih gelar juara pada turnamen perdana.

“Rasanya alhamdulillah senang. Apalagi kita pasangan baru, pertandingan perdana juga, tetapi kita bisa juara. Kita bersyukur,” ujar Wahyu.

Menurutnya, sejak awal pertandingan dirinya bersama Pulung berusaha tampil tanpa beban berlebihan. Keduanya bertekad memberikan kemampuan terbaik hingga pertandingan berakhir.

“Di pertandingan ini nothing to lose, kita tampil memberikan yang terbaik dengan tekad juga,” katanya.

Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Wahyu menyebut kedua pasangan sudah saling mengetahui karakter permainan masing-masing sehingga perolehan poin berlangsung ketat, terutama pada gim pertama.

“Pertandingannya berat. Kita tahu mereka, mereka juga tahu kita. Jadi kita tahu satu sama lain, mendapatkan poin itu tidak mudah,” ungkapnya.

Wahyu/Pulung harus melewati pertarungan sengit pada gim pertama. Kejar-mengejar angka terjadi hingga memasuki poin kritis sebelum akhirnya mereka mampu mengamankan kemenangan 22-20.

Memasuki gim kedua, Wahyu/Pulung mulai menemukan ritme permainan dan mampu menjaga keunggulan hingga menutup laga dengan skor 21-15.

Di balik kemenangan tersebut, Pulung Ramadhan mengakui masih terdapat sejumlah hal yang harus dibenahi dari permainan mereka. Salah satunya adalah menjaga fokus dan konsistensi sepanjang pertandingan.

“Di dalam pertandingan kita sempat kehilangan fokus dan agak terburu-buru juga. Fokus menurun dan kurang konsisten,” ujar Pulung.

Meski demikian, pasangan baru tersebut mampu segera melakukan evaluasi di tengah pertandingan dan menjaga momentum hingga akhir.

Pulung mengungkapkan, persiapan mereka sebagai pasangan baru telah dilakukan sekitar dua bulan. Waktu yang relatif singkat tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk membangun chemistry dan pola permainan.

“Persiapan kita kurang lebih dua bulan. Kita pasangan baru,” katanya.

Gelar juara di Pontianak menjadi modal penting bagi Wahyu/Pulung untuk melanjutkan perjalanan mereka sebagai pasangan. Keduanya menunjukkan bahwa meski baru dipasangkan, komunikasi, keberanian bermain lepas dan kemampuan beradaptasi dapat menjadi kekuatan untuk bersaing.

Bagi Wahyu, gelar tersebut juga menjadi bukti bahwa mereka mampu memanfaatkan kesempatan dengan maksimal sejak pertandingan pertama sebagai pasangan.

Kemenangan Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan sekaligus menambah warna persaingan ganda putra Indonesia pada Polytron Pontianak International Challenge 2026. Tampil sebagai pasangan baru, mereka justru mampu berdiri di podium tertinggi setelah melewati laga final yang ketat.(din)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda