Potret post author Kiwi 29 Juli 2026

Tunjukkan Kesiapan Operasi Udara, Danlanud Supadio Komitmen Dukung Penanganan Karhutla di Kalbar

Photo of Tunjukkan Kesiapan Operasi Udara, Danlanud Supadio Komitmen Dukung Penanganan Karhutla di Kalbar

KUBU RAYA, SP - Komandan Lanud (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., mendampingi Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., meninjau kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (28/7/2026).

Peninjauan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Bupati Kubu Raya, Kapolda Kalbar, Panglima Komando Daerah TNI AL (Pangkodaerah) XII, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, serta sejumlah pejabat Forkopimda lainnya.

Kehadiran para pimpinan daerah dan unsur TNI-Polri itu menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.

Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penanggulangan karhutla, baik dari sisi personel, peralatan, maupun dukungan pangkalan udara.

Lanud Supadio menjadi salah satu pangkalan utama yang berperan sebagai pusat operasi udara dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XII/Tanjungpura meninjau secara langsung kesiapan helikopter, perlengkapan pendukung operasi, personel Satgas Udara, serta fasilitas yang digunakan untuk mendukung patroli udara dan operasi pemadaman melalui water bombing.

Danlanud Supadio memaparkan perkembangan terkini kondisi karhutla di Kalimantan Barat, termasuk sebaran titik panas (hotspot) yang terus dipantau secara intensif melalui sistem pemantauan udara dan koordinasi lintas instansi.

Ia juga menjelaskan berbagai operasi udara yang telah dan sedang dilaksanakan, meliputi patroli udara untuk mendeteksi titik panas sejak dini, pengamatan wilayah terdampak, operasi water bombing, hingga dukungan transportasi udara bagi personel dan logistik penanggulangan bencana.

Selain itu, Lanud Supadio terus memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, Manggala Agni, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat respons terhadap setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Danlanud Supadio menegaskan bahwa kesiapsiagaan operasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

"Dengan sinergi seluruh unsur, kami optimistis penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. TNI Angkatan Udara melalui Lanud Supadio akan terus mendukung upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Kalbar," tegasnya.

Melalui peninjauan tersebut, diharapkan seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Karhutla semakin siap menghadapi potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau, sehingga dampaknya terhadap masyarakat, kesehatan, dan lingkungan dapat diminimalkan melalui langkah-langkah yang cepat, terpadu, dan efektif. (*)

 

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda