JAKARTA,SP – Setelah diperkenalkan sejak akhir tahun lalu, Yamaha Aerox-e akhirnya resmi dipasarkan untuk konsumen. Motor listrik bergaya skutik sport tersebut memulai debut penjualannya di India dengan banderol 2,82 lakh rupee atau sekitar Rp52 juta.
Dengan harga tersebut, Aerox-e menjadi salah satu motor non-moge Yamaha termahal yang dipasarkan di India. Meski demikian, skutik listrik ini dinilai tetap kompetitif mengingat desain sporty, fitur modern, dan teknologi yang ditawarkan.
Meski baru dipasarkan di India, Yamaha Aerox-e merupakan produk global sehingga berpeluang hadir di pasar lain, termasuk Indonesia, apabila permintaan kendaraan listrik terus meningkat.
Dari sisi desain, Aerox-e masih mempertahankan karakter agresif yang menjadi ciri khas keluarga Aerox. Konsep X-center tetap dipertahankan dengan garis bodi yang tajam serta tampilan depan yang sporty melalui desain lampu utama berukuran besar.
Perbedaan utama dibandingkan versi bermesin bensin terletak pada sektor penggerak. Yamaha memberikan sentuhan aksen berwarna biru muda khas kendaraan listrik di beberapa bagian bodi, lengkap dengan emblem "e" sebagai identitas model listrik.
Selain tampil modern, Aerox-e juga dibekali beragam fitur yang mendukung kenyamanan dan pengalaman berkendara. Salah satunya adalah tombol Boost Mode yang berfungsi memberikan tambahan tenaga saat berakselerasi. Yamaha juga melengkapi motor ini dengan fitur mundur yang memudahkan pengendara ketika memarkir kendaraan di ruang sempit.
Skutik listrik ini turut mengusung teknologi konektivitas Y-Connect yang memungkinkan motor terhubung dengan ponsel pintar melalui Bluetooth. Melalui aplikasi tersebut, pengendara dapat memantau berbagai informasi kendaraan secara real time.
Berbagai fitur modern lainnya juga telah disematkan, seperti sistem pencahayaan full LED, panel instrumen TFT full colour, soket pengisian daya ponsel, smart keyless, hingga sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) yang meningkatkan keamanan saat berkendara.
Pada sektor performa, Yamaha membekali Aerox-e dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 9,5 kW dan torsi 48 Nm. Kombinasi tersebut diklaim mampu membawa skutik ini melaju hingga kecepatan maksimum 95 km per jam.
Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 3 kWh dengan konfigurasi ganda. Dalam kondisi baterai terisi penuh, Aerox-e diklaim mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer. Pengendara juga dapat memilih tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter perjalanan.
Dengan desain yang tetap sporty, performa yang kompetitif, serta dukungan fitur-fitur modern, Yamaha Aerox-e diproyeksikan menjadi salah satu model penting Yamaha dalam memperluas pasar kendaraan listrik di berbagai negara. Apabila nantinya dipasarkan di Indonesia, motor ini berpotensi menjadi pesaing baru di segmen skutik listrik premium.(*/Red