Sanggau post author Kiwi 09 Oktober 2026

Kedepankan Humanis, Polisi Amankan Penyampaian Aspirasi Petani di Kantor Bupati

Photo of Kedepankan Humanis, Polisi Amankan Penyampaian Aspirasi Petani di Kantor Bupati

SANGGAU. SP - Polres Sanggau mengawal kegiatan penyampaian aspirasi oleh petani pemilik tanah yang bermitra dengan PT Borneo Ketapang Permai (BKP) dari Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Aksi tersebut berlangsung di Kantor Bupati Sanggau, Kamis (8/10/2026), dengan pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi.

Kegiatan penyampaian aspirasi tersebut berlangsung sekitar pukul 11.50 WIB dan diikuti sekitar 50 peserta. Massa dikoordinasikan oleh Yulius selaku koordinator aksi untuk menyampaikan sejumlah persoalan dan tuntutan terkait lahan pertanian yang mereka kelola bersama perusahaan.

Sebelum personel diterjunkan ke lokasi, Polres Sanggau terlebih dahulu menggelar apel konsolidasi pengamanan. Apel dipimpin Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC. Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., sebagai langkah memastikan kesiapan personel serta menyamakan pola pengamanan selama masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum.

Dalam arahannya, Kabag Ops menekankan kepada seluruh personel agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta aksi maupun masyarakat lainnya yang berada di sekitar lokasi. Personel juga diminta memahami bahwa masyarakat yang menyampaikan aspirasi bukanlah pihak yang harus dihadapi sebagai lawan, melainkan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.

“Kita hadir bukan untuk menghalangi masyarakat menyampaikan aspirasi. Tugas kita adalah memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat yang berada di lokasi,” ujar AKP PSC. Kusuma Wibawa.

Ia juga mengingatkan personel agar meningkatkan kewaspadaan, mampu membaca perkembangan situasi, serta mengendalikan diri dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan. Sikap tenang dan komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci untuk mencegah munculnya ketegangan selama kegiatan berlangsung.

“Kedepankan komunikasi dan pelayanan. Jangan mudah terpancing oleh situasi. Masyarakat adalah rekan dan saudara kita, sehingga setiap persoalan harus dihadapi dengan kepala dingin dan pendekatan yang humanis,” tegasnya kepada personel pengamanan.

Usai apel, personel menempati sejumlah titik pengamanan sesuai ploting yang telah ditentukan. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan peserta dapat menyampaikan aspirasi secara tertib kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau.

Dalam aksinya, para petani menyampaikan sejumlah tuntutan berkaitan dengan lahan yang mereka persoalkan. Di antaranya meminta pengembalian lahan pertanian yang mereka klaim telah dirampas, penghapusan utang kepada perusahaan, serta penarikan lahan yang menurut mereka belum diserahkan kepada perusahaan dari area Hak Guna Usaha (HGU).

Selain persoalan lahan dan kewajiban kepada perusahaan, peserta aksi juga menyampaikan keresahan mengenai kondisi kehidupan masyarakat tani. Mereka menyoroti harapan terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak serta meminta pemerintah mendengarkan suara masyarakat dan mengambil langkah nyata terhadap persoalan yang mereka hadapi.

Peserta aksi menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan merupakan suara para petani yang dihimpun melalui musyawarah. Mereka menyatakan tuntutan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai upaya memperjuangkan hak dan kesejahteraan petani yang bermitra dengan PT BKP.

Kabag Ops Polres Sanggau mengatakan, pihaknya menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sepanjang dilakukan sesuai ketentuan dan tetap menjaga ketertiban umum. Karena itu, pengamanan diarahkan untuk menciptakan ruang yang aman bagi masyarakat sekaligus menjaga situasi di sekitar Kantor Bupati Sanggau tetap kondusif.

“Setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Kami memastikan hak tersebut dapat dijalankan dengan aman dan tertib. Pada saat yang sama, kami mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga ketenangan, menghormati pengguna fasilitas umum dan menghindari tindakan yang dapat merugikan pihak lain,” kata AKP PSC. Kusuma Wibawa.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi kepada pihak yang dituju. Tidak ditemukan tindakan anarkis maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang menonjol. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali hingga kegiatan selesai.

Pengamanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Sanggau dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pendapat. Dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi dan pendekatan humanis, kegiatan penyampaian aspirasi petani di Kantor Bupati Sanggau berlangsung aman, tertib dan kondusif. _(Dit)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda