SANGGAU,SP - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa-BPBD) Sanggau, Didit Richardi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) salahsatunya di Kabupaten Sanggau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau telah mengambil langkah tegas siaga bencana
"Kami dari BPBD Kabupaten Sanggau sudah mewanti wanti dan memberikan peringatan dini kepada seluruh warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan," ujar Kristian Hendro, Minggu (19/4/2026) saat dihubungi melalui telpon seluler.
Kasi Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau. Kristian Hendro mengungkapkan, cuaca di Kalbar masih tidak menentu dan mengkhawatirkan dengan curah hujan tinggi yang memicu bencana
"Baik itu bencana banjir, tanah longsor dan pergeseran tanah serta cuaca panas terik yang berpotensi menyebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)," jelasnya.
Hendro mengatakan, kondisi cuaca saat ini sangat tidak menentu, hujan deras tiba-tiba yang diikuti panas terik.
"Kami sudah menetapkan status siaga bencana di KabupatenSanggau," ungkapnya.
Dalam hal ini, lanjut Hendro. Pihaknya terus berupaya berupaya meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pengecekan sarana prasarana melalui beberapa langkah strategis.
"Penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi menjadi tugas bersama sama, pentingnya bagi masyarakat Kabupaten Sanggau untuk selalu mrnjaga lingkungan," katanya.
Oleh karena itu, Kasi Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau. Kristian Hendro mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan rajin mencari informasi terkait prakiraan cuaca melalui kanal resmi BPBD dan BMKG.
"Jika masyarakat mengalami kesulitan atau menghadapi situasi darurat akibat bencana untuk segera melapor kepetugas terdekat atau segera menghubungi ke Posko PUSDALOPS PB yg stand by 24 jam dengan CP +6282254499658 dan call center 082254499658," pungkasnya. (Dit)