SINGKAWANG,SP - Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan mengatakan, jumlah laka lantas yang terjadi di wilayah hukumnya tahun ini mengalami penurunan sebanyak 16 kasus dibanding tahun 2024.
"Tahun ini terjadi sebanyak 18 kasus, sedangkan di tahun 2024 terjadi sebanyak 34 kasus," kata Dody, Kamis (1/1).
Sedangkan untuk jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas juga mengalami penurunan sebanyak 19 orang dibanding tahun 2024.
"Tahun ini jumlah korban meninggal dunia ada sebanyak 4 orang, sedangkan di tahun 2024 ada sebanyak 23 orang," ujarnya.
Hanya saja korban yang mengalami luka berat akibat laka lantas, tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2024. Yang mana di tahun ini ada sebanyak 17 orang yang mengalami luka berat, sedangkan di tahun 2024 ada sebanyak 8 orang.
"Tetapi untuk luka ringan mengalami penurunan, yang mana di tahun ini ada sebanyak 14 orang, sedangkan di tahun 2024 ada sebanyak 21 orang," ungkapnya.
Untuk kerugian materil juga mengalami penurunan, yang mana di tahun ini kerugian materil akibat laka lantas ada sebanyak Rp118.700.000 sedangkan di tahun 2024 ada sebanyak Rp190.300.000.
Kemudian, penindakan secara tilang mengalami kenaikan, yang mana di tahun ini terjadi sebanyak 628 kendaraan, sedangkan di tahun 2024 ada sebanyak 278 kendaraan.
Untuk teguran mengalami penurunan, yang mana di tahun ini ada sebanyak 3438 kendaraan, sedangkan di tahun 2024 ada sebanyak 3950 kendaraan.
Meski terjadi penurunan pada kasus laka lantas, tentunya masih terus menjadi atensi pihaknya bagaimana berupaya meminimalisir atau menekan terjadinya laka lantas di wilayah hukum Polres Singkawang. (rud)