Singkawang post authorKiwi 11 Februari 2026

FKUB Singkawang Berikan Klarifikasi dan Maaf Terkait Adanya Logo Bintang Diduga Simbol Yahudi

Photo of FKUB Singkawang Berikan Klarifikasi dan Maaf Terkait Adanya Logo Bintang Diduga Simbol Yahudi Pengurus FKUB Singkawang saat memberikan klarifikasi dan permohonan maaf, Rabu (11/2)

SINGKAWANG,SP - Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Singkawang akhirnya memberikan klarifikasi dan permohonan maaf menyusul adanya logo berbentuk bintang yang diduga menyerupai simbol pada lambang yahudi pada Backrop acara pengukuhan FKUB Singkawang.

Kejadian tersebut menjadi sorotan dan viral di media sosial sejak foto-foto acara beredar luas di tengah masyarakat.

Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat sebuah logo yang diduga berbentuk bintang Yahudi terpajang pada bagian latar panggung acara resmi tersebut.

Sejumlah warga Net pun menilai simbol tersebut menyerupai Bintang Daud yang identik dengan lambang pada bendera Israel hingga memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.

Sebagian warga mempertanyakan maksud dan tujuan penggunaan simbol tersebut dalam acara resmi yang melibatkan tokoh-tokoh agama dan unsur pemerintahan daerah.

Tak sedikit pula warga Net meminta klarifikasi dari pihak penyelenggara terkait desain latar acara tersebut.

“Ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat. Apakah memang disengaja atau hanya kesalahan desain," kata salah seorang warga yang turut menyoroti kejadian tersebut di media sosial.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Singkawang, H Azhari bersama panitia dari Kesbangpol dan Bagian Kesra memberikan klarifikasi resmi terkait isu lambang yang terpampang pada latar belakang (backdrop) acara pelantikan FKUB yang sempat menjadi sorotan masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, FKUB Singkawang menyampaikan bahwa mereka memahami isu yang berkembang di tengah masyarakat mengenai lambang yang terdapat pada backdrop kegiatan tersebut.

Mereka mengakui adanya kesalahan dan keteledoran yang tidak disengaja dalam proses persiapan acara.

“Kami pengurus FKUB Kota Singkawang, panitia Kesbangpol dan Kesra, memahami isu yang beredar tentang lambang yang ada di backdrop pelantikan FKUB. Kami menyadari adanya kesalahan dan keteledoran yang tidak disengaja,” demikian pernyataan yang disampaikan.

Atas kejadian tersebut, pihak FKUB bersama panitia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang, para tamu undangan yang hadir serta semua pihak yang merasa terganggu atas kelalaian tersebut.

“Kami memohon maaf kepada semua pihak dan masyarakat Kota Singkawang serta kepada pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

FKUB menegaskan komitmennya sebagai wadah para pemuka agama untuk terus menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama di Kota Singkawang.

“Kami sebagai pemuka agama tetap bertekad menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama di Kota Singkawang. Salam damai,” tegasnya.

Pernyataan klarifikasi ini disampaikan agar dapat dimaklumi oleh seluruh pihak, sekaligus untuk menjaga suasana kondusif dan keharmonisan di tengah masyarakat. (rud)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda