Singkawang post authorKiwi 18 September 2025

Puskemas Singkawang Tengah I Perkuat Kolaborasi dan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat

Photo of Puskemas Singkawang Tengah I Perkuat Kolaborasi dan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Giat lokakarya mini Triwulan III tahun 2025 di Aula Puskesmas Singkawang Tengah I, Rabu (17/9)

SINGKAWANG,SP - UPT Puskesmas Singkawang Tengah I Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang siap memperkuat kolaborasi dan layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami terus berupaya sesuai prosedur dan aturan yang berlaku dalam menjalankan program yang sudah ditargetkan," kata Kepala UPT Puskesmas Singkawang Tengah I, Yuliani Setyawati, Kamis (18/9).

Meskipun diakuinya, pencapaian target belum maksimal. Berbagai upaya terus dilakukan mulai dengan meningkatkan koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam pencapaian program.

"Pengoptimalan kader posyandu, sambang warga rumah ke rumah, penyampaian informasi lewat media sosial, hingga berkolaborasi dengan pihak sekolah baik untuk program PKG, pemberian makanan tambahan (PMT) dan imunisasi," ujarnya.

Memang ada kendala dalam pelaksanaannya mulai terkait sumber daya manusia di UPT itu sendiri dan kurangnya kesadaran sebagian masyarakat terkait hal hal kesehatan itu sendiri.

"Hanya saja kendala-kendala itu terus kita evaluasi untuk dijadikan solusi agar pencapaian target program sesuai penetapan yang ada," ungkapnya.

Perlahan tapi pasti, UPT Puskesmas Singkawang Tengah I sudah berjalan di track yang benar.

Mulai banyak warga yang melakukan PKG, sehingga screening kesehatan bisa dilakukan, perbaikan menu makanan bagi ibu hamil hingga intervensi terhadap anak dan Bumil yang kekurangan gizi.

Kedepan, kata dr Yuliani, pihaknya akan terus berkolaborasi guna meningkatkan percepatan pencapaian target masing masing program, termasuk saran dan masukan yang sudah disampaikan dalam Lokmin tersebut.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, Achmad Hardin mengungkapkan secara garis besar capaian program UPT Puskemas Singkawang I harus ditingkatkan.

"Upaya, intervensi sudah baik, namun harus lebih kreatif agar lebih luas lagi jangkauan ke masyarakat," katanya.

Salah satunya program PKG, ia menyarankan agar pihak UPT Puskesmas Singkawang I memperbanyak bot layanan PKG baik di pasar maupun lokasi keramaian.

Sehingga layanan untuk PKG tidak hanya menunggu di gedung puskemas melainkan jemput bola di lapangan.

"Memang harus ekstra tapi saya yakin dengan manajemen waktu dan fungsi bisa dikelola dengan baik karena ada capaian target yang harus dikejar," sarannya.

Kemudian tak kalah penting, kata Hardin, ada pentingnya pembentukan tim untuk langkah antisipasip dan penguatan capaian kinerja.

Seperti musim saat ini munculnya kasus gejala demam berdarah. "Ini penting karena mengingat musim pancaroba saat ini. Tim inilah nantinya berbagi tugas agar penanganan dan pencegahan lebih cepat," ujarnya.

Dia juga mengharapkan setiap program dan pencapaian kinerja terus dilakukan promosi baik melalui media maupun media online yang ada. Sehingga masyarakat tahu informasi program kesehatan. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda