Singkawang post author Kiwi 27 Juli 2026

Penghobi Layang-Layang di Singkawang Diimbau Hindari Lokasi Berbahaya dan Benang Kawat Saat Bermain

Photo of Penghobi Layang-Layang di Singkawang Diimbau Hindari Lokasi Berbahaya dan Benang Kawat Saat Bermain Petugas memberikan imbauan kepada pemain layang-layang

SINGKAWANG, SP - Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dengan menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak bermain layang-layang di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Imbauan tersebut disampaikan di sejumlah titik keramaian warga, terutama di sekitar jalan raya, permukiman padat, dan jaringan listrik.

"Melalui pendekatan humanis, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat lainnya," kata Kapolres Singkawang melalui Kapolsek Singkawang Tengah, IPTU Eko Yulianto, Senin (27/7).

Dijelaskan dia, bermain layang-layang di area jalan raya dapat mengganggu arus lalu lintas, sementara di dekat jaringan listrik rawan menyebabkan korsleting hingga membahayakan jiwa.

"Kami imbau masyarakat agar tidak bermain layang-layang di tempat-tempat yang berbahaya. Mari kita wujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib dengan mematuhi imbauan demi keselamatan bersama," ujarnya.

Polsek Singkawang Tengah berharap, dengan adanya imbauan ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Imbauan yang sama disampaikan Lurah Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Haryanto.

Dia mengingatkan kepada seluruh penghobi permainan layang-layang agar lebih bijak dan bertanggungjawab saat menyalurkan hobinya.

"Imbauan ini menyusul masih ditemukannya warga yang bermain layang-layang di tempat yang berpotensi membahayakan, serta penggunaan benang kawat yang dapat merugikan banyak orang," katanya.

Dia menjelaskan, bermain layang-layang memang menjadi salah satu tradisi masyarakat saat musim angin.

Namun jika dilakukan tanpa memperhatikan keselamatan, kegiatan ini justru bisa menimbulkan dampak buruk, baik bagi pelaku maupun orang lain.

"Permainan layang-layang di jalan raya, permukiman padat, dan dekat jaringan listrik sangat berbahaya. Apalagi jika menggunakan benang kawat atau benang gelasan yang tajam. Selain rawan menyebabkan kecelakaan, juga bisa mengganggu aktivitas masyarakat," ujarnya.

Dia merinci beberapa dampak negatif dari penggunaan benang kawat pada layang-layang.

Pertama, benang kawat rawan tersangkut di kabel listrik dan dapat menyebabkan korsleting hingga pemadaman di wilayah sekitar.

Kedua, benang yang melayang di udara dapat melukai pengendara sepeda motor, pejalan kaki, hingga anak-anak. Luka akibat benang kawat sering kali cukup dalam dan berbahaya.

Selain itu, layang-layang yang putus dan jatuh ke jalan juga dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Pengendara yang kaget atau berusaha menghindar berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Dia mengajak para penghobi untuk tetap melestarikan permainan tradisional ini, namun dengan cara yang aman.

"Pilihlah lapangan terbuka yang jauh dari kabel listrik, jalan raya, dan permukiman. Gunakan benang biasa yang tidak membahayakan, dan hindari bermain saat angin terlalu kencang," pesannya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda