Singkawang post author Kiwi 28 Oktober 2026

Kasat Lantas Polres Singkawang Tegaskan Laka di Depan Masjid Raya Singkawang Murni Laka Tunggal, Bukan Balap Liar

Photo of Kasat Lantas Polres Singkawang Tegaskan Laka di Depan Masjid Raya Singkawang Murni Laka Tunggal, Bukan Balap Liar Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Raden Bagus Aryo Wibowo (kanan)

SINGKAWANG, SP - Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Raden Bagus Aryo Wibowo membantah isu yang beredar di media sosial terkait kecelakaan yang terjadi di depan Masjid Raya Singkawang pada Minggu (25/10) dini hari lalu yang dikaitkan dengan aksi balap liar.

"Itu merupakan laka tunggal, bukan bagian dari balapan liar seperti yang tersebar di media sosial," tegas Raden, Rabu (28/10/2026).

Bantahan itu juga diperkuat berdasarkan informasi dan keterangan yang disampaikan oleh warga yang sempat melihat langsung kejadian tersebut di lokasi.

Menurut keterangan saksi, korban terlihat datang dari arah Jembatan Agen menuju ke arah Masjid Raya. Diduga kuat, korban yang hendak pulang kerja ke arah Bengkayang, salah mengambil jalur jalan.

"Kemungkinan besar korban pulang dari kerja hendak pulang ke arah Bengkayang, namun salah jalan. Sehingga korban bingung dan terjadilah mikro slip dan menabrak pembatas Tugu Istighfar. Bisa jadi korban bingung mau mengarah ke Jalan Yos Soedarso atau arah Rusen," ujarnya.

Saksi yang memberikan informasi di lapangan juga meyakini bahwa kecelakaan tersebut bukan dikarenakan aksi balap liar.

Sementara itu, informasi dari Jasa Raharja menyebutkan bahwa korban meninggal dunia akibat dari kecelakaan tersebut.

"Anehnya, saat kami melakukan kroscek ke rumah-rumah sakit yang ada di Singkawang, tidak ada yang menerima pasien yang mengalami kecelakaan tersebut. Kemungkinan sudah dibawa keluarganya ke Bengkayang. Sehingga kami kesulitan untuk menemukan identitas korban," ujarnya.

Dari informasi Jasa Raharja, korban memang dinyatakan meninggal dunia. Hanya saja, pihak keluarga korban tidak memberikan laporan resmi kepada pihak kepolisian, mungkin dikarenakan korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal. Dan dari Jasa Raharja juga tidak akan memberikan klaim apapun jika kematian disebabkan kecelakaan tunggal tanpa melibatkan pihak lain.

"Saya tegaskan sekali lagi, bukan karena balap liar. Karena untuk antisipasi balap liar di Singkawang ini kami sudah pastikan lokasinya dan melakukan patroli rutin, seperti di sekitaran Vihara Tri Dharma Bumi Raya dan Jalan Diponegoro," jelasnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda