Singkawang post author Kiwi 29 Agustus 2026

Gerak Cepat Tim Siaga Karhutla Brimob Kalbar Padamkan Kebakaran 16 Hektare Lahan di Singkawang

Photo of Gerak Cepat Tim Siaga Karhutla Brimob Kalbar Padamkan Kebakaran 16 Hektare Lahan di Singkawang

SINGKAWANG, SP - Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar kembali bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Kali ini, tim berjibaku memadamkan kebakaran lahan kosong di Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Jumat (28/8/2026).

Pemadaman dilakukan sebagai langkah cepat untuk menghentikan penyebaran api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area di sekitarnya.

Meski terjadi di lahan kosong, kebakaran tersebut tetap mendapat perhatian serius karena kondisi angin dan vegetasi yang kering berpotensi membuat api kembali membesar dan menyebar dengan cepat.

Selain mencegah api meluas, upaya pemadaman juga dilakukan untuk mengurangi kepulan asap yang dapat mengganggu kualitas udara serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

Asap akibat kebakaran lahan dapat membawa partikel halus yang apabila terhirup dalam jumlah tinggi berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia. Paparan asap juga dapat memicu gangguan pernapasan, batuk, hingga iritasi mata.

Tak hanya berdampak terhadap kesehatan, asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan serta mengganggu aktivitas transportasi, termasuk penerbangan.

Dalam pemadaman tersebut, Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar yang dipimpin Dantim Siaga Karhutla Batalyon B Pelopor, Aipda Juliadi, bersinergi dengan BPKS Kota Singkawang dan personel Polres Singkawang.

Aipda Juliadi mengatakan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 16 hektare.

“Hari ini kami bersama BPKS Kota Singkawang dan personel Polres Singkawang kembali melakukan pemadaman di lahan kosong yang terbakar di Kelurahan Sungai Rasau, Kota Singkawang. Luas lahan yang terbakar sekitar 16 hektare,” ujar Aipda Juliadi.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila melihat adanya kebakaran maupun titik api di sekitar lingkungan tempat tinggal.

“Kami juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran, seperti membakar sampah sembarangan, karena aktivitas tersebut menjadi salah satu pemicu Karhutla di Provinsi Kalbar,” katanya.

Setelah api berhasil dikendalikan, Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

Masyarakat juga diharapkan bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama selama musim kemarau.

Dengan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam mencegah serta melaporkan titik api sejak dini, potensi meluasnya Karhutla di Kalimantan Barat diharapkan dapat diminimalkan. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda