SINTANG, SP - Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat mengerahkan personelnya untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora Satu, Kabupaten Sintang.
Perhelatan budaya tahunan yang mengusung tema "Merawat Tradisi, Mempererat Persaudaraan untuk Dayak Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan" ini digelar selama lima hari, mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, dan menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Sintang.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Kompol Dr. Mujiono, S.H., M.H., dengan melibatkan 10 personel yang ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang tahun ini menghadirkan beragam atraksi seni, budaya, dan tradisi khas masyarakat Dayak. Sejumlah kegiatan yang menjadi daya tarik pengunjung antara lain lomba tari Dayak, lomba lagu daerah, festival busana Dayak kategori anak, hingga pemilihan Bujang dan Dara Gawai.
Selain itu, berbagai perlombaan tradisional seperti menyumpit, pangkak gasing, menumbuk dan menampik padi, serta lomba menangkap babi turut memeriahkan suasana. Kegiatan budaya lainnya seperti lomba melukis perisai, sastra lisan, ekshibisi pencak silat, hingga bazar UMKM dan kuliner khas Dayak juga menjadi magnet bagi masyarakat dan wisatawan.
Tidak hanya menjadi sarana pelestarian adat dan budaya, Pekan Gawai Dayak juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, kerajinan tangan, serta produk-produk khas Dayak, sehingga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.
Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Kompol Dr. Mujiono, S.H., M.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Brimob merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan budaya tersebut.
"Kehadiran personel Satbrimob Polda Kalbar dalam pengamanan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan. Selain memastikan seluruh acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pelayanan kepada masyarakat serta menjalin koordinasi yang baik dengan panitia dan instansi terkait. Kami berharap Pekan Gawai Dayak ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Dayak, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kabupaten Sintang," ujar Kompol Mujiono.
Ia menambahkan, selain menjalankan tugas pengamanan, personel Brimob juga aktif membangun komunikasi dengan panitia penyelenggara, aparat pemerintah, serta masyarakat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Dengan pengamanan yang optimal, Satbrimob Polda Kalbar berharap seluruh rangkaian Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Lebih dari itu, momentum budaya ini diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, melestarikan warisan budaya Dayak, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM. (*)