Bengkayang,SP- Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis minta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penggerak utama transformasi digital pemerintahan dalam upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke-54 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Bengkayang, Senin (1/12/2025).
Bupati Darwis menyampaikan pesan Ketua Umum Korpri, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, bahwa peringatan tahun ini bertema 'Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju'. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa ASN memiliki peran sentral dalam menjaga persatuan, netralitas, profesionalisme, dan integritas sebagai pelayan publik.
Ia menegaskan bahwa tuntutan pelayanan publik saat ini semakin tinggi, sehingga transformasi digital tidak dapat lagi diposisikan sebagai pilihan, melainkan kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan modern.
“Saya ingin ASN menjadi penggerak utama transformasi digital pemerintahan, bukan sekadar pelaksana. Gunakan teknologi untuk mempermudah pelayanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan rakyat,” ujarnya.
Bupati menyebut penggunaan teknologi harus diterjemahkan dalam bentuk layanan yang lebih cepat, efisien, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memahami perangkat digital, tetapi juga harus mengembangkan pola pikir inovatif agar proses birokrasi lebih responsif terhadap kebutuhan publik.
Sebagai bagian dari momentum peringatan, Bupati juga mengajak seluruh anggota Korpri melakukan Korpri siaga sebagai langkah kesiapsiagaan ASN dalam menutup tahun 2025 dan memasuki 2026. Delapan tekad kesiapsiagaan yang menjadi fokus kerja ASN, yaitu memperkuat persatuan dan soliditas korps, menjaga netralitas dan integritas ASN, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi ASN, menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, siaga bencana dan menumbuhkan empati sosial, memperkuat pendapatan negara dan daerah serta efektivitas pengelolaan anggaran, mengawal reformasi birokrasi demi penyelesaian persoalan publik dan peningkatan kesejahteraan ASN, dan menjaga nama baik Korpri dan ASN sebagai kekuatan moral birokrasi.
Darwis menyatakan bahwa seluruh poin tersebut merupakan arahan nasional yang harus diterjemahkan dalam tindakan konkret di seluruh perangkat daerah Kabupaten Bengkayang.
“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tulus, Korpri akan terus menjadi kekuatan moral, sosial, dan birokrasi yang meneguhkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia menutup amanat dengan mengajak ASN memperkuat komitmen menuju Indonesia Maju 2045 melalui integritas, profesionalisme, dan pengabdian.
“Selamat HUT ke-54 Korpri Tahun 2025. Dengan semangat bersatu dan berdaulat, Korpri teguh berintegritas dan profesionalisme menuju Indonesia Maju 2045. Korpri setia hingga akhir,” katanya.