BENGKAYANG,SP– Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang, Anita Sebastianus Darwis, membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Tujuh Belas tahun 2026 yang dipusatkan di SD Negeri 05 Taum, Selasa (7/4).
Pembukaan ditandai dengan defile kontingen dari masing-masing sekolah menuju lapangan kegiatan, dilanjutkan seremoni pembukaan yang berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta.
Anita Sebastianus Darwis mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi serta pembinaan bakat dan karakter siswa sejak dini.
“Perlombaan ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga ajang silaturahmi untuk mengasah potensi, kreativitas, sportivitas, dan membangun karakter yang tangguh,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya peran kegiatan olahraga, seni, dan sastra dalam membentuk karakter pelajar. Melalui olahraga, siswa diajarkan kerja sama dan semangat juang, sementara seni dan sastra menjadi wadah mengekspresikan nilai budaya dan keindahan.
Kegiatan O2SN dan FLS3N tahun ini mengusung tema “Bergerak, Berkarya, dan Berprestasi Menuju Indonesia Emas” sebagai bentuk implementasi dalam membentuk pelajar yang kuat serta mendukung Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Ketua panitia, Aruman, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat siswa di bidang olahraga dan seni, serta menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama.
“Selain itu, kegiatan ini juga untuk membina dan menyiapkan atlet pelajar yang berpotensi berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi, serta menanamkan nilai tanggung jawab, kejujuran, dan semangat juang,” katanya.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN meliputi bola voli putra dan putri, tenis meja, atletik, catur, dan sepak bola. Sementara FLS3N mencakup lomba seni seperti menyanyi solo dan tari kreasi, serta lomba sastra berupa bercerita dengan tema tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Sebanyak 335 siswa bersama 121 guru pendamping dari 10 sekolah dasar di Kecamatan Tujuh Belas turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Pendanaan kegiatan bersumber dari dana BOS dan iuran.
Koordinator Wilayah III, Akhmad Iqbal, menilai O2SN dan FLS3N merupakan agenda penting dalam menumbuhkan kreativitas serta karakter siswa.
“Kegiatan olahraga tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk nilai-nilai karakter. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar dan pengembangan diri,” ujarnya.
Dia berharap melalui kegiatan ini akan lahir atlet dan pelajar berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.