BENGKAYANG,SP– Pemerintah Kabupaten Bengkayang mendorong penguatan kawasan pesisir sebagai langkah strategis menghadapi potensi abrasi dan tekanan lingkungan di wilayah pesisir Sungai Raya Kepulauan. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Ekspose Proposal Penataan Sempadan Pantai PLTU KALBAR-1 yang berlangsung di Equator Room PT GCL Indo Tenaga, Dusun Tanjung Gundul, Senin (8/12).
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan penataan sempadan pantai menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Ia menilai, pengelolaan ruang pesisir yang baik akan berdampak langsung pada keberlanjutan aktivitas masyarakat dan fasilitas energi strategis yang berada di wilayah tersebut.
“Penataan kawasan pesisir bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut perlindungan ekosistem dan mitigasi abrasi agar kawasan tetap aman dan produktif,” ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkepentingan memastikan wilayah pesisir Bengkayang tersusun sesuai kaidah tata ruang dan memiliki perlindungan lingkungan yang memadai. Upaya ini juga diharapkan mengurangi kerentanan pesisir terhadap perubahan cuaca ekstrem dan kenaikan muka air laut.
Dalam rapat tersebut, PT GCL Indo Tenaga memaparkan rencana penataan sempadan pantai, termasuk penguatan jalur hijau dan pemulihan zona penyangga. Sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan lingkungan, perusahaan menyerahkan bibit tanaman kepada pemerintah daerah untuk digunakan dalam program penghijauan di sekitar pesisir.
Bupati Darwis menyambut baik rencana tersebut dan menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan sangat penting. Menurutnya, penataan ruang pesisir harus dilakukan secara terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar kawasan pesisir tetap terlindungi sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang akan menindaklanjuti hasil ekspose melalui kajian teknis lintas sektor sebelum program penataan sempadan pantai memasuki tahap pelaksanaan. Upaya ini diharapkan memperkuat daya dukung kawasan pesisir sebagai salah satu aset strategis daerah.