BENGKAYANG,SP – Pemerintah Kabupaten Bengkayang memberikan apresiasi kepada para pendidik, tenaga kependidikan, dan pegiat kebudayaan melalui penyelenggaraan Gembira Bergerak Award 2025 yang digelar di Aula Rangkaya Lantai V Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (10/12) malam.
Acara yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB tersebut dihadiri Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Sekretaris Daerah Yustianus, perwakilan unsur Forkopimda, serta Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (GPD) Ditjen GTK Kemendikbudristek, Rachmadi Widdiharto, yang mewakili Dirjen GTK.
Gembira Bergerak Award menjadi ajang penghargaan bagi insan pendidikan yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam peningkatan mutu pembelajaran di Kabupaten Bengkayang. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan laporan panitia, hiburan daerah, serta peluncuran Gerakan Numerasi Perbatasan.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan bagi para pegiat pendidikan yang selama ini bekerja dengan penuh komitmen.
“Pendidikan adalah investasi penting bagi masa depan. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi insan pendidikan dan kebudayaan yang terus berinovasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan infrastruktur, pemerataan akses, digitalisasi, serta penguatan kompetensi guru.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal tanggung jawab untuk memberikan kontribusi yang lebih baik bagi dunia pendidikan,” katanya.
Perwakilan Dirjen GTK Kemendikbud, Rachmadi Widdiharto, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik yang selama ini terlibat dalam transformasi pembelajaran.
“Gembira Bergerak Award bukan sekadar seremoni, tetapi dorongan moral agar semangat peningkatan mutu pendidikan terus menyala,” ujarnya.
Ia juga menyoroti komitmen Bengkayang dalam memajukan pendidikan hingga wilayah terluar. Dalam kesempatan tersebut, ia bersama Bupati meluncurkan Gerakan Numerasi Perbatasan untuk memperkuat kompetensi numerasi di wilayah 3T dan daerah perbatasan.
“Keterbatasan bukan hambatan untuk berinovasi. Melalui gerakan ini, diharapkan kualitas pembelajaran numerasi meningkat dan guru semakin percaya diri menerapkan strategi kreatif,” katanya.
Rachmadi juga menyampaikan selamat kepada para penerima penghargaan dan berharap momentum tersebut dapat menginspirasi pendidik lainnya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi semua pihak penting untuk memastikan seluruh anak di Bengkayang memperoleh layanan pendidikan terbaik.
Gembira Bergerak Award 2025 diharapkan menjadi tradisi tahunan yang memperkuat motivasi para pendidik sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran di satuan pendidikan.
Perkuat Mutu Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmen memperkuat mutu pendidikan dan kebudayaan daerah melalui penyelenggaraan Gembira Bergerak Award 2025, ajang apresiasi tahunan bagi insan pendidikan yang dinilai berkontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya daerah untuk mendukung program prioritas Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi pembangunan daerah.
“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan, mulai dari peningkatan infrastruktur, aksesibilitas, digitalisasi pembelajaran hingga penguatan kualitas guru,” ujarnya
Menurut Heru, pemerintah daerah menempatkan sektor pendidikan sebagai lokomotif pembangunan, sejalan dengan visi menuju SDM Mantap dan Bengkayang Gemilang. Ia menambahkan bahwa kolaborasi berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin inklusif dan relevan.
Ia menilai tema “Gembira Bergerak” menggambarkan dorongan agar seluruh pihak bergerak bersama mendorong inovasi dan pembaruan dalam proses pembelajaran.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Melalui sinergi dan transparansi, kita dapat melahirkan inovasi pendidikan yang berdaya saing,” katanya.
Selain penguatan mutu pembelajaran, dia menekankan pentingnya pengintegrasian nilai kearifan lokal ke dalam sistem pendidikan. Identitas budaya, menurutnya, merupakan kekuatan yang harus terus dilestarikan melalui pendidikan yang menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya daerah.
Dalam kesempatan itu, Pemkab juga memberikan apresiasi kepada para guru, kepala sekolah, pengawas, tenaga kependidikan, hingga mitra pembangunan yang menerima penghargaan Gembira Bergerak Award 2025.
Ia menyebut mereka sebagai figur inspiratif yang telah menghadirkan perubahan nyata di sekolah dan komunitas.
“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa. Saya berharap para penerima dapat menjadi pemantik lahirnya lebih banyak inovasi dari Bengkayang,” ujarnya.
Ia mendorong agar ajang tersebut menjadi tradisi tahunan untuk memupuk motivasi dan memperkuat ekosistem pendidikan daerah. Melalui apresiasi yang konsisten, ia berharap kualitas layanan pendidikan dan kebudayaan terus meningkat.
“Dengan semangat Gembira Bergerak, mari kita wujudkan pendidikan bermutu untuk semua dan melahirkan generasi emas yang cerdas, berkarakter, serta peduli terhadap budaya dan lingkungannya,” katanya