Bengkayang post authorKiwi 16 Desember 2025

Bupati Darwis Melakukan Sidak Pasar Jelang Nataru 2025

Photo of Bupati Darwis Melakukan Sidak Pasar Jelang Nataru 2025

Bengkayang,SP- Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bengkayang, Selasa (16/12), guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau langsung lapak-lapak pedagang yang menjual kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, serta berbagai komoditas sayur-mayur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Selain melakukan pemantauan, Sebastianus Darwis juga berdialog dengan para pedagang dan pembeli untuk memperoleh informasi langsung terkait stok barang dan perkembangan harga menjelang meningkatnya permintaan selama periode Natal dan Tahun Baru.

"Dari hasil pantauan kita  pasokan bahan pangan tetap tersedia dan harga berada dalam batas wajar, sehingga tidak memberatkan masyarakat. Sidak ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tercukupi dan harga tetap stabil menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Pemerintah daerah juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan secara berkala serta mengambil langkah-langkah cepat apabila ditemukan indikasi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar.

"Tentu Sidak pasar ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bengkayang dalam menciptakan suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat," ujarnya. 

 

Sementara itu, secara terpisah,   Pimpinan Cabang Bulog Singkawang Noldi Ramayadi, menyebutkan ketersediaan khusus  beras untuk wilayah operasional Singkawang, Sambas dan Bengkayang dalam kondisi ketahanan stok aman hingga April 2026. 

Hal itu seiring dengan adanya stok beras sebanyak 2.562 ton di gudang Bulog Singkawang.

“Total stok beras Bulog Singkawang mencapai 2.562 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketahanan pasokan Nataru  hingga Maret 2026 di wilayah Singkawang, Sambas dan Bengkayang,” katanya. 

Ia menegaskan, Bulog Cabang Singkawang juga sudah menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng alokasi Oktober November di  Kabupaten Bengkayang sebanyak 83.960 kilogram beras dan minyak sebanyak 16.792 liter. 

“Untuk penyaluran bantuan pangan untuk Bengkayang stok Bulog aman, dan juga untuk kegiatan GPM, Pasar murah dan penyaluran SPHP kepada RPK dan juga di pasar pencatatan stok Bulog Aman.”ujarnya.

Menurutnya, menjaga stabilitas harga pangan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bulog melainkan membutuhkan sinergi dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri. 

“Dalam hal pengendalian harga di tingkat konsumen, Bulog bersama pemkot, dinas terkait, TNI dan Polri menggelar GPM agar masyarakat mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Dengan demikian, suplai dan permintaan di pasar bisa terkendali, inflasi dapat ditekan, dan harga beras tetap stabil,” ujarnya. 

Noldi menegaskan, Bulog Singkawang berkomitmen terus menjaga ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menekan laju inflasi dan menjaga kesejahteraan masyarakat sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda