Bengkayang,SP - Polda Kalbar memberikan edukasi terkait dengan bahayanya tindakan bullying dan judi online di generasi muda, terkhusus di SMA Negeri 3 Bengkayang. Acara tersebut diisi oleh Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Anuar Syarifudin dalam MPLS (Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah), Senin (21/7).
Kasat Reskrim dalam materinya menyampaikan, pentingnya memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying terhadap kesehatan mental dan fisik korban.
Selain itu juga mendorong siswa untuk memiliki empati dan menghormati perbedaan individu, serta mengajarkan siswa cara mengatasi dan melaporkan kasus bullying jika.
"Kegiatan seperti ini penting mengingat kasus bullying dilingkungan sekolah marak terjadi. Meskipun di Bengkayang sejauh ini tidak ditemukan kasus bullying," ujarnya.
Dia berharap, dengan ada kegiatan ini dapat memberikan pemahaman lebih untuk generasi muda yang menyasar di lingkungan sekolah. Agar tidak ada praktek-praktek bullying di sekolah yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri.
Dia berpesan agar siswa siswi di SMA Negeri 3 Bengkayang dan umumnya di Bengkayang untuk menjauhi tindakan bullying dan selalu berbuat baik terhadap sesama.
Selain materi bullying, Kasat Reskrim juga memberikan edukasi terkait dengan judi online. Dia minta agar siswa siswi di SMA Negeri 3 tidak ada yang terlibat dalam bermain judi online.
"Jangan ada bullying dan judi online lagi," tegasnya.
Dia menjelaskan, judi online dapat berdampak pada keuangan dan juga hubungan sosial. Dia mendorong siswa untuk memiliki keputusan yang tepat dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi
"Dengan edukasi ini, Polres Bengkayang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta mencegah terjadinya kasus bullying dan judi online di kalangan siswa. Edukasi ini juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan hidup yang positif dan bertanggung jawab," ujarnya.
"Jangan main judi online, karena bisa bikin kamu kehilangan uang dan mengalami stres. Fokus pada hal-hal positif dan produktif," pesannya.
Sementara itu, salah satu siswi Yemima, kelas 12 menuturkan bahwa kegiatan yanh disampaikan Kasat Reskrim Polres Bengkayang sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi terkait bahaya tindakan bullying dan judi online.
Dia berharap materi ini dapat menjadi awal yang baik siswa-siswi di SMA Negeri 3 Bengkayang untuk menjauhi tindakan bullying dan juga praktek judi online.
"Harapannya semua siswa di SMA Negeri 3 Bengkayang bisa menjauhi bullying dan juga judi online. Karena saat ini ada terjadi walau dalam skala kecil," katanya.
Dia berterima kasih kepada Polres Bengkayang atas edukasi dan materi yang diberikan, berharap menjadi menjadi bekal ilmu yang baik bagi masa depan siswa siswi di Bengkayang.
Kepala Sekolah SMAN 3 Bengkayang Digna Rita menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Polres Bengkayang atas edukasi yang diberikan kepada siswa siswi di sekolahnya.
Katanya, pihak sekolah pun saat ini konsen dalam mencegah tindakan bullying dan juga praktik judi online dilingkungan sekolah.
"Kami pihak sekolah berharap setelah ini semakin menguatkan komitmen siswa kami agar menjauhi tindakan bullying dan juga judi online," katanya.(nar)