Bengkayang post author Kiwi 24 Agustus 2026

Kodim Bengkayang Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Ledo

Photo of Kodim Bengkayang Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Ledo

BENGKAYANG,SP— Personel Kodim 1209/Bengkayang bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terpantau di Dusun Batu Ajung, Desa Saying, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (24/8).

Babinsa Koramil 1209-06/Ledo Kopda Tamimin langsung menuju lokasi setelah mendeteksi adanya pantauan titik panas (hotspot) di wilayah tersebut. Respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan perkebunan maupun permukiman masyarakat.

“Setelah mengetahui adanya titik panas, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan penanganan agar api tidak meluas,” kata Kopda Tamimin sebagaimana keterangan Pendim 1209/Bengkayang.

Setibanya di lokasi, Tamimin melakukan penyisiran di sekitar area yang terbakar untuk mengetahui kondisi api sekaligus memastikan tidak ada bagian lahan yang berpotensi menjadi sumber penyebaran kebakaran.

Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan upaya personel dalam melakukan pemadaman. Penanganan dilakukan sedini mungkin agar kobaran api tidak berkembang dan merembet ke area lain yang berada di sekitar lokasi.

Selain memadamkan api yang terlihat, Babinsa juga melakukan proses pendinginan secara menyeluruh. Penyisiran dilakukan kembali untuk memastikan sisa bara, termasuk yang berada di dalam tanah, benar-benar padam.

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan pendinginan dan pengecekan di sekitar lokasi. Ini untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan api tidak kembali muncul,” ujarnya.

Langkah tersebut dinilai penting karena kondisi lahan yang kering dan tiupan angin dapat memicu kembali munculnya api atau re-ignition. Karena itu, proses penanganan tidak berhenti setelah kobaran api terlihat padam.

Kodim 1209/Bengkayang melalui Pendim 1209/Bky menyatakan kesiapsiagaan personel di tingkat kewilayahan terus diperkuat dalam menghadapi ancaman karhutla. Babinsa yang berada di wilayah binaan menjadi salah satu unsur terdepan dalam mendeteksi dan merespons indikasi kebakaran.

Selain melakukan pemadaman, personel TNI juga memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar lokasi agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

“Warga kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan karena dampaknya bisa meluas, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat akibat asap,” kata Tamimin.

Menurut dia, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat karena titik api dapat berkembang dengan cepat ketika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang.

Kodim 1209/Bengkayang juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya karhutla sekaligus menjaga kualitas udara, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Bengkayang.

Pendim 1209/Bengkayang menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat di lapangan menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla, terutama untuk mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda