KUBU RAYA, SP - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurrahman bersama General Manager PLN UID Kalbar, Wahyu Jatmiko melakukan penyalaan listrik di rumah warga penerima bantuan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Dusun Beringin, Desa Sungai Deras, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (7/12).
Melalui program BPBL di tahun 2023 ini, pemerintah kembali salurkan bantuan pasang baru listrik sebanyak 125.000 rumah warga miskin yang tersebar di 32 provinsi. Sementara di Kalimantan Barat, ada 9.500 rumah yang tersebar di 10 kabupaten/kota, dan di Kabupaten Kubu Raya terdapat 2.992 rumah yang mendapat bantuan listrik gratis ini.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurrahman, dalam sambutannya mengatakan perjuangan untuk melistriki Kalimantan Barat adalah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama. Menurutnya, anggaran pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalbar dari tahun ke tahun terus meningkat.
Sampai saat ini sudah bertambah lebih kurang 350 desa yang sudah berlistrik PLN. Ini adalah hasil kerja sama Komisi VII DPR RI dengan PLN, pemerintah provinsi, dan pemerintah melalui Ditjen Ketenagalistrikan.
"Program BPBL ini baru dua tahun berjalan, sebelumnya belum pernah ada. Ini wujud komitmen kami bersama pemerintah untuk memberikan bantuan fasilitas listrik gratis ke masyarakat kurang mampu," kata Maman.
Sementara itu Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi VI, DPR RI dan juga Ketua DPD Golkar Kubu Raya, Andry yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan, penyalaan listrik dilakukan secara simbolis di dua rumah penduduk dari total sekitar 800 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Teluk Pakedai yang mendapat program pasang listrik gratis dari Partai Golkar.
“Sebagaimana diketahui program bantuan pasang baru listrik atau kwh gratis ini merupakan program aspirasi Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurahman yang notabene sebagai Ketua DPD Golkar Kalbar,” kata Andry.
Kata Andry, untuk pelaksanaan program bantuan ini, Maman meminta Ketua DPD Partai Golkar Kubu Raya beserta jajaran turun langsung mengawal sekaligus memastikan 3.000 KK yang diusulkan mendapat program sesuai dan tepat sasaran.
“Kami kader Partai Golkar akan senantiasa mendampingi petugas PLN di lapangan dalam menjalankan tugas bersama pelaksana untuk memasang mulai dari instalasi, penyelesaian sertifikat layak operasi, pemasangan lampu, pemasangan kabel, metering listrik dan mendapatkan token Rp100 ribu secara gratis,” ungkap Andry.
Kader Partai Golkar kata Andry juga akan senantiasa mengawal program bantuan dari Maman Abdurrahman agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu yang meminta biaya administrasi atau biaya lain ke masyarakat yang mendapatkan program tersebut.
“Dalam kesempatan ini, kami menegaskan ke masyarakat yang mendapatkan bantuan kwh gratis ini program yang diperjuangkan Partai Golkar, gratis tanpa biaya sepeserpun,” tegas Andry.
“Apabila ada oknum yang mengatasnamakan siapapun yang meminta biaya seberapapun ke masyarakat yang mendapat bantuan kwh gratis, saya tegaskan itu murni pungli dan itu murni ada unsur pidananya,” lanjut Andry.
Andry juga menambahkan, masyarakat di Kubu Raya khususnya dan Kalbar umumnya, apabila tahun ini belum kebagian program kwh gratis untuk tidak berkecil hati.
“Insyaallah empat bulan ke depan kita masih akan mengalokasikan program aspirasi ini untu masyarakat yang belum kebagian tahun ini. Terkait program kwh gratis, Insyaallah Partai Golkar akan terdepan dalam memperjuangkan program yang berkaitan dengan energy, pertambangan dan mineral, secara khusus program listrik desa maupun program bantuan pasang baru listrik di seantero Kalbar,” pungkas Andry. (jee)