SANGGAU. SP - Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau banyak membuat semua pihak prihatin. Salah satu anggota Komisi IV DPRD Sanggau dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sanggau. Didi Darmadi mengomentari kasus peningkatan DBD di wilayahnya.
Didi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kesehatan Sanggau untuk serius dalam menangani kasus DBD
"Saya minta Dinas Kesehatan (Diskes) Sanggau lebih serius dalam bekerja, mengingat hingga saat ini kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sanggau terus meningkat," ujar anggota Komisi IV DPRD Sanggau kepada media. Selasa (2/6/2026)
Didi Darmadi mengungkapkan, Masa Dinas Kesahatan (dinkes) melalui puskesmas tidak bisa memapping jumlah berapa yang terkena DBD dan cingkunya di Kabupaten Sanggau, seharusnya mereka (puskesmas dan dinkes) itu lebih mudah untuk mendapatkan data itu.
"Apa tindakannya. Jangan pas ujug ujug masyarakat minta fogging dan masyarakat di tanya sudah berapa warga yang terkena DBD. Itu kan tidak profesional sekali dari pihak dinkes jika seperti itu," cetusnya.
Anggota Komis IV DPRD Sanggau ini mengatakan, ada beberapa kasus laporan masyarakat kepada nya sebagai wakil aspirasi mereka di DPRD Sanggau, informasinya puskesmas akan melaksanakan fogging. Tetapi karena keterbatasan dana lalu masyarakat dihimbau atau atas kemauan warga diminta untuk kolektif atau patungan biaya keperluan pembelian solarnya.
"Itu kan kasihan masyarakatnya, mereka sudah menderita dengan penyakit penyakit yang beredar di luar sini, kenapa harus dibebani ke masyarakat lagi," kata Didi.
Seharusnya, lanjut Didi Darmadi. Pemkab Sanggau melalui dinkes sudah lebih jeli lagi dengan situasi seperti ini.
"Kan ada dana di pemkab yang bisa digunakan untuk penanggulangan darurat seperti DBD ini. Jangan nanti kalo sudah ada korban jiwa baru bergerak atau sibuk fogging semuanya dengan dana yang lebih besar lagi. Ini kan kita mencegah KLB," jelasnya.
"Harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau khususnya pak Bupati dan ibu wakil Bupati Sanggau bisa mendengarkan keluhan dan aspirasi masyakarat nya dalam hal kasus DBD ini. Bahwa masyarakat ini membutuhkan penanggulangan secara cepat dalam kasus DBD ini. Jangan sampai ada anggapan untuk membiarkan kasus ini begitu saja. Saya yakin pak Yohanes Ontot Bupati Sanggau ini sangat baik, tetapi kita jangan sampai lengah dan jangan juga kita berfokus hanya kepada pembangunan saja tetapi kesehatan masyarakat juga harus tetap kita jaga bersama," tambahnya dengan tegas.
Didi menjelaskan, Dinkes sanggau harus lebih profesional lagi dalam penanganan dan penanggulangan kasus kasus seperti ini, jangan ada terkesan pembiaran.
"Saya sudah lakukan korrdinasi dengan PLT Dinkes Sanggau pak Najori. Tetapi dengan SOP yang ada di dinkes sanggau sepertinya menurut saya terlalu dan tidak memuhak kepada masyarakat. Karena apa, karena harus minimal ada tiga kasus di satu wilayah baru dilakukan fogging. Dan fogging itu hanya dilakukan di radius 10o meter, itu SOP di dinkesnya. Kita tidak bisa menyalahkan dinkesnya karena itu SOP nya, tetapi SOP itu sebaiknya dipikirkan kembali dan disempurnakan lagi," jelasnya.
Didi Darmadi kembali menegaskan, bahwa Dinkes Sanggau harus tetap siaga dan selalu memonitor Puskesmas-Puskesmas di setiap kelurahan ataupun kecamatan. Karena menurutnya, Kasus wabah DBD di Sanggau ini sudah mulai meningkat.
"Jangan sampai sudah ada korban baru bergerak," tegasnya.
Didi juga mengatakan kepada Diskes Sanggau untuk lebih berupaya mencegah dan mengantisipasi agar kasus DBD di Kabupaten Sanggau tidak semakin bertambah.
"Salah satunya dengan mengoptimalkan pergerakan nyata dilapangan bukan berdiam diri menunggu sudah ada korban baru bergerak.
Dinkes harus bekerja keras di tengah kondisi dan cuaca saat ini, perlu action nyata di lapangan. Ketika ada informasi di beberapa Desa, Keluraga dan kecamatan yang ada kasus DBD. Maka mereka harus cepat turun kelapangan melakukan penanganan dan penanggulangan Jangan hanya berdiam diri saja," ucap Didi dengan nada kesal kepada Dinkes Kabupaten Sanggau yang di duga tidak persuli adanya kasus DBD di Sanggau ini.
Dalam kasus ini. Didi Darmadi anggota Komisi IV DPRD Sanggau dsri Fraksi PKB meminta kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Sanggau agar tetap siaga terhadap wabah DBD dan terus melakukan pendataan di wilayahnya masing masing
"Garda terdepan melayani masyarakat itu kan Puskesmas, jadi setiap-setiap Puskesmas harus bisa dimaksimalkan untuk melayani masyarakat," pungkasnya. (Dit)