KUBU RAYA, SP - Satbrimob Polda Kalbar terus berkomitmen meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personelnya melalui latihan rutin guna meminimalisir kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Salah satu kegiatan yang digelar adalah latihan Satuan Penindak Perusuh (SPP) yang dilaksanakan oleh personel Batalyon C Pelopor di Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Selasa (7/7/2026).
Latihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan personel agar tetap siap menghadapi berbagai dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Kalbar. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan membentuk mental, disiplin, serta kesiapsiagaan personel sehingga mampu bertindak secara profesional sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, para instruktur memberikan materi dasar mengenai tugas dan fungsi Satuan Penindak Perusuh, mulai dari teknik pengendalian massa hingga prosedur penanganan aksi unjuk rasa yang berpotensi berkembang menjadi kericuhan. Seluruh materi mengacu pada pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para instruktur melalui Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes), serta berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Korps Brimob Polri, Peraturan Kapolri (Perkap), dan Peraturan Komandan Korps Brimob Polri (Perdankor).
Satuan Penindak Perusuh (SPP) merupakan unsur khusus di bawah Korps Brimob Polri yang bertugas sebagai komponen penindak garis depan dalam Operasi Penindakan Huru-Hara (PHH). Personel SPP dibekali kemampuan untuk menangani dan meredam aksi anarkis secara taktis, terukur, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Instruktur latihan, Iptu Sayudi, A.Md.Kes., mengatakan bahwa latihan yang dilaksanakan secara berkesinambungan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan, pengetahuan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme seluruh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar.
"Kegiatan yang kami laksanakan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan personel agar tetap siap menghadapi berbagai dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Kalbar. Melalui latihan yang berkesinambungan, setiap personel diharapkan semakin memahami tugas, fungsi, dan prosedur yang harus dijalankan sehingga setiap tindakan yang diambil dapat dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Iptu Sayudi.
Ia menambahkan, latihan rutin juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.
"Kegiatan latihan ini merupakan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas, sehingga mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. (*)