SAMBAS, SP – Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan IV Golongan II Tahun 2026 di Kabupaten Sambas berlangsung dengan nuansa berbeda. Tak hanya menjadi penanda berakhirnya proses pembelajaran, kegiatan tersebut juga diisi aksi sosial melalui program ASN Kalbar Peduli dengan berbagi kepada anak yatim piatu dan dhuafa.
Kegiatan yang digagas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalbar itu menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK kepada para CPNS sejak dini. Melalui aksi berbagi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi sebagai aparatur negara, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, mengatakan penutupan Latsar bukan sekadar mengakhiri rangkaian pendidikan dan pelatihan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengimplementasikan nilai pengabdian melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“ASN tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ASN Kalbar Peduli ini, kami ingin menanamkan bahwa setiap aparatur harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti berbagi kepada anak yatim dan dhuafa,” ujar Windy.
Menurutnya, nilai-nilai BerAKHLAK tidak cukup dipahami secara teori selama proses pembelajaran, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
“Pelayanan publik yang berkualitas lahir dari ASN yang memiliki hati untuk melayani. Kepedulian sosial menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun karakter aparatur yang humanis, berintegritas, dan mampu menjadi teladan,” katanya.
Windy berharap pengalaman berbagi tersebut dapat menjadi bekal bagi para CPNS ketika nantinya menjalankan tugas di berbagai instansi pemerintah.
“Semoga pengalaman sederhana ini membekas dalam diri para peserta. Jadikan semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sebagai bagian dari budaya kerja ASN. Dengan begitu, kehadiran ASN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Dalam kegiatan itu, peserta Latsar bersama jajaran BPSDM Kalbar menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu dan dhuafa. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang menjadi penutup rangkaian Latsar CPNS Angkatan IV Golongan II Tahun 2026.
Melalui program ASN Kalbar Peduli, BPSDM Kalbar berharap semangat berbagi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terus tumbuh menjadi budaya di kalangan aparatur sipil negara. Kepedulian terhadap sesama dinilai menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, sekaligus humanis.(din)