Mempawah post author Kiwi 07 Juli 2026

Terminal Kijing Tambah Dua RTG Hybrid Full Battery

Photo of Terminal Kijing Tambah Dua RTG Hybrid Full Battery Kapal MV BILLIE bersandar di Dermaga Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, mengangkut dua unit Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane Hybrid Full Battery yang didatangkan langsung dari Tiongkok, Jumat (4/7/2026) dini hari.

MEMPAWAH, SP - Terminal Kijing terus memperkuat kapasitas layanan kepelabuhanan pascakeberhasilan ekspor perdana menggunakan peti kemas beberapa waktu lalu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penambahan dua unit Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane Hybrid Full Battery sebagai bagian dari modernisasi fasilitas terminal.

Dua unit RTG merek Sany yang didatangkan langsung dari Tiongkok tersebut tiba menggunakan kapal MV BILLIE dan bersandar di Dermaga Terminal Kijing pada 4 Juli 2026.

Saat ini, kedua alat dengan kapasitas Safe Working Load (SWL) 41 ton itu masih dalam proses pembongkaran sebelum dirakit dan dipersiapkan untuk mendukung operasional bongkar muat peti kemas.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, mengatakan penambahan dua unit RTG Hybrid Full Battery merupakan langkah strategis Pelindo dalam meningkatkan kesiapan infrastruktur seiring meningkatnya aktivitas layanan peti kemas di Terminal Kijing.

“Kehadiran RTG Hybrid berbasis baterai ini merupakan bagian dari upaya modernisasi peralatan Terminal Kijing sekaligus mendukung operasional pelabuhan yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” katanya, Selasa (7/7/2026),

Dengan tambahan fasilitas tersebut, kapasitas pelayanan terminal diharapkan semakin meningkat seiring bertambahnya aktivitas logistik serta ekspor-impor di Kalimantan Barat,” ujar Kalbar Yanto.

Selain memperkuat fasilitas, Terminal Kijing juga bersiap menyambut peningkatan aktivitas pelayaran.

Pada 8 Juli 2026, terminal dijadwalkan kembali menerima kedatangan kapal milik PT Pulau Laut Line, yakni BG.MMSS 2711 dengan rute Pasir Gudang–Kijing–ICA–Kijing–Pasir Gudang, serta MV.WGM 256T yang melayani rute Jakarta–Kijing–Jakarta.

Kedatangan kedua kapal tersebut menjadi indikator meningkatnya aktivitas distribusi logistik dan layanan peti kemas di Terminal Kijing. Peningkatan frekuensi pelayaran ini juga diharapkan semakin memperkuat konektivitas perdagangan domestik maupun internasional melalui pelabuhan tersebut.

Dengan bertambahnya peralatan modern dan meningkatnya kunjungan kapal, Terminal Kijing dinilai semakin siap mendukung pertumbuhan arus logistik nasional maupun internasional.

Pelindo optimistis peningkatan kapasitas ini akan mendorong produktivitas terminal sekaligus memperkuat posisi Terminal Kijing sebagai salah satu gerbang ekspor utama di Kalimantan Barat.

“Setelah keberhasilan ekspor perdana beberapa waktu lalu, kami terus memperkuat fasilitas pendukung di Terminal Kijing. Kedatangan RTG Hybrid Full Battery ini merupakan bagian investasi Pelindo meningkatkan pelayanan modern, efisien, dan ramah lingkungan. Saat ini alat masih dalam proses pembongkaran dan selanjutnya akan dipersiapkan hingga siap dioperasikan,” jelas Kalbar Yanto.

Jadwal kedatangan kapal dari PT Pulau Laut Line pada 8 Juli 2026, ia optimistis aktivitas layanan peti kemas di Terminal Kijing akan terus meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi kelancaran arus logistik serta ekspor-impor Kalimantan Barat. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda