Landak post authorKiwi 08 Mei 2026

Dandim Landak Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV di Menyuke

Photo of Dandim Landak Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV di Menyuke Dandim 1210/Landak, Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV yang berada di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Rabu (6/5/2026). 
LANDAK, SP – Komandan Kodim (Dandim) 1210/Landak, Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV yang berada di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Rabu (6/5/2026). 
 
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah direncanakan.
 
Dalam peninjauan yang dimulai sekitar pukul 11.10 WIB itu, Dandim didampingi Danramil 1210-05/Menyuke, Peltu Lontas Bangun, bersama sejumlah anggota Koramil. 
 
Kehadiran rombongan TNI di lokasi pembangunan mendapat perhatian masyarakat setempat yang berharap proyek tersebut segera rampung dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas warga.
 
Di sela-sela peninjauan, Letkol Inf Doni Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Menyuke dan sekitarnya.
 
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun target waktu penyelesaiannya. Walaupun di lapangan ada berbagai kendala, kami tetap berupaya agar proyek ini dapat terus berjalan dengan optimal,” ujar Letkol Inf Doni Prasetyo.
 
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV telah berjalan selama 22 hari kerja sejak dimulai pada 13 April 2026. 
Sejumlah pekerjaan konstruksi telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Namun demikian, kondisi alam masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan proyek tersebut.
 
Banjir yang menggenangi area pembangunan menyebabkan pengerjaan jembatan gantung sementara belum dapat dilaksanakan. 
 
Selain itu, intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir turut memperlambat proses pengerjaan di lapangan. Meski demikian, seluruh material konstruksi dilaporkan telah tersedia dan siap dirakit begitu kondisi memungkinkan.
 
Dandim juga menekankan pentingnya koordinasi antara seluruh pihak terkait agar setiap kendala teknis dapat segera diatasi tanpa mengurangi kualitas pembangunan.
 
“Cuaca dan kondisi medan memang menjadi tantangan tersendiri. Namun kami berharap seluruh personel dan pihak yang terlibat tetap menjaga semangat dan mengutamakan faktor keselamatan kerja. Kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar pembangunan ini dapat selesai sesuai harapan masyarakat,” tambahnya.
Keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Landak.
Masyarakat setempat pun menyambut positif perhatian dan keterlibatan langsung jajaran Kodim 1210/Landak dalam proses pembangunan tersebut. Warga berharap proyek dapat segera rampung sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan aman, terutama saat musim hujan tiba. (mul)
Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda