Melawi,SP - Insiden ambruknya plafon di salah satu kelas di SMA Negeri 2 nanga Pintas kecamatan pinoh selatan kabupaten Melawi. di respon cepat oleh CV Permata Gemilang sebagai pelaksana proyek bangunan sekolah tersebut. Dan plafon hanya lepas bukannya ambruk.
"Iya benar plafon satu ruang kelas paling ujung itu hanya lepas, bukannya ambruk yang seperti beredar di media beberapa hari yang lalu. Tetapi plafon yang lepas mungkin separo dari ruang kelas itu sekitar 3 meter," ungkap Aris Maulana Direktur CV Permata Gemilang saat mendatangi kantor suara pemred untuk klarifikasi.
Terkait penyebab lepasnya plafon tersebut. Aris menjelaskan, ada sebagian kondisi baja ringan penahan plafon ke dinding terjadi rusak kemudian dalam waktu singkat plafon yang terbuat dari bahan GRC tersebut tidak tahan dan lepas.
"Sebelumnya kami dari CV Permata Gemilang sebagai pelaksana bangunan sekolah itu meminta maaf kepada pihak sekolah. Komite sekolah dan instansi terkait insiden dalam hal ini. Perlu kami sampaikan setelah mendengar terjadinya ambruk plafon itu kami sudah merespon cepat dan sekarang dalam proses perbaikan plafon ruang kelas tersebut. Ada kemungkinan dalam beberapa hari lagi akan selesai. Selain itu juga kami pun secara profesional melakukan pengecekan ada seluruh bangunan sekolah tersebut untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan seperti kejadian lepasnya plafon itu," Jelas Aris Maulana.
Menurut. Maria Endang pengelola SMA N 2 Desa Nanga Pintas kecamatan pinoh selatan kabupaten Melawi. Maria Endang, mengatakan ada kesalahfahaman dalam narasi pemberitaan sebelumnua di sejumlah media yang beredar di masyarakat terkait lepasnya plafon tersebut.
“Yang benar adalah, plafon/dek tersebut dipastikan hanya lepas, bukan roboh atau ambruk seperti yang diberitakan. Ukurannya pun hanya 3 meter dan posisinya di bagian dalam kelas yang belum di fungsikan," Jelasnya
Dijelaskannya lebih lanjut, kesalahfaman dalam pemberitaan tersebut memicu isu-isu liar seolah-olah seluruh plafon bagian dalam kelas bangunan sekolah SMA Negeri 2 nanga Pintas tersebut
“Sekali lagi saya tegaskan, hanya terlepas sebagian plafon di 1 rungan kelas paling ujung saja yang lepas. Mohon dapat difahami,” paparnya.
Maria Endang menjelaskan, kejadian lepasnya plafon di salahsatu ruang kelas SMA Negeri 2 nanga pintas pada hari kamis, 20 Juli 2023 sekitar pukul 08.00 wib, ada sekitar 3 meter plafon yang lepas dari atas. Dan ruang kelas itu memang belum difungsikan.
"Setelah mendengar dan melihat kejadian hal itu saya langsung melapor ke dinas pendidikan serta kepada CV Permata Gemilang sebagai pelaksana. Nah pada hari jum'at 21 Juli 2023 mereka dari CV Permata Gemilang langsung mendatangi sekolah dan langsungmerapo cepat melakukan perbaikan," Bebenya.
Dalm hal ini. Maria Endang pengelola SMA Negeri 2 Nanga Pintas kecamatan Pinoh selatan ini mengapresiasi atas kesigapan yang dilakukan oleh pihak pelaksana dalam hal itu. Dan dirinya mewakili management sekolah berterima kasih,
"Kami dari pihak sekolah berterima kasih kepada pelaksana (CV Permata Gemilang-red) karena telah merespon langsung dan melakukan perbaikan atas terjadinya plafon lepas tersebut. Selain itu juga dengan profesional nya mereka melakukan suruh kondisi sekolah SMA Negeri 2 Nanga Pintas ini," Ucap pengelola Sekolah ini saat dihubungi suara pemred melalui telpon.
Oleh karena itu, Maria Endang juga sudah tidak mempermasalahkan atas kejadian lepasnya plafon di salah satu ruang kelas tersebut karena sudah dalam perbaikan dan diselesaikan dengan baik oleh pihak pelaksana.
"Saya hanya pengelola sekolah berharap dalam hal ini sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi dan diselesaikan dengan baik. Bagi kami dari sekolah sudah tidak ada masalah karena pihak pelaksana sedang melakukan proses perbaikan. Dan mereka pun dengan sigap melakukan pengecekan seluruh kondisi bangunan lainnya sekolah itu. Dan untuk CV Permata Gemilang saya mengucapkan Terima kasih atas respon cepatnya melakukan perbaikan," Pungkas Maria Endang Pengelola SMA Negeri 2 Nanga Pintas kecamatan pinoh selatan ini. (ril)