Ucapan Selamat atas Terpilihnya Dr. Herlan Arkan, M.Si. sebagai Dekan FISIP Universitas Tanjungpura Periode 2026–2030
Oleh: SUKARMAN, S.Pd., M.AP. / Ketua PENGWIL IKA FISIP Kabupaten Kubu Raya
Terpilihnya Dr. Herlan Arkan, M.Si. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura periode 2026–2030 merupakan momentum penting bagi keberlanjutan perjalanan akademik dan penguatan kelembagaan FISIP Untan. Atas nama Pengurus Wilayah Ikatan Alumni FISIP Kabupaten Kubu Raya, kami menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah serta kepercayaan yang diberikan.
Pergantian kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi bukan sekadar proses regenerasi jabatan struktural. Lebih dari itu, ia merupakan momentum untuk menghadirkan gagasan baru, memperkuat fondasi kelembagaan, serta membangun orientasi masa depan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
FISIP Untan memiliki tanggung jawab yang tidak sederhana. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang bergerak dalam pengembangan ilmu sosial dan politik, FISIP tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang unggul secara akademis, tetapi juga harus mampu mencetak sumber daya manusia yang memiliki kepekaan sosial, integritas, kemampuan kepemimpinan, serta kapasitas membaca dan menjawab persoalan masyarakat.
Membangun Sinergitas, Melampaui Batas Kampus
Salah satu agenda strategis yang perlu menjadi perhatian kepemimpinan Dekan FISIP Untan periode 2026–2030 adalah membangun sinergitas yang lebih luas antara fakultas, alumni, pemerintah, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan berbagai institusi strategis lainnya.
Perguruan tinggi tidak boleh berjalan dalam ruang akademik yang eksklusif. Kampus harus menjadi pusat produksi pengetahuan sekaligus ruang kolaborasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam konteks Kalimantan Barat, FISIP Untan memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam berbagai agenda pembangunan, mulai dari tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, penguatan demokrasi, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, hingga transformasi kebijakan publik.
Karena itu, hubungan antara fakultas dan alumni perlu ditempatkan sebagai kekuatan strategis kelembagaan. Alumni bukan sekadar bagian dari sejarah perjalanan kampus, melainkan aset intelektual, sosial, profesional, dan jejaring kelembagaan yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan almamater.
Kami memandang bahwa organisasi alumni, termasuk PENGWIL IKA FISIP Kabupaten Kubu Raya, harus menjadi bagian dari ekosistem pengembangan fakultas. Sinergitas tersebut dapat diwujudkan melalui forum diskusi kebijakan publik, kuliah praktisi, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jaringan kerja profesional, serta ruang aktualisasi mahasiswa dan alumni.
Dengan demikian, hubungan antara kampus dan alumni tidak berhenti pada seremoni atau kegiatan silaturahmi, tetapi berkembang menjadi kemitraan produktif yang memberikan manfaat bagi institusi dan masyarakat.
Proyeksi FISIP Untan 2026–2030: Adaptif, Inovatif, dan Berdampak
Tantangan pendidikan tinggi ke depan semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan pola komunikasi publik, disrupsi informasi, serta dinamika sosial-politik menuntut perguruan tinggi untuk terus melakukan pembaruan.
FISIP Untan perlu menyiapkan proyeksi pengembangan kelembagaan yang berorientasi pada beberapa agenda penting.
Pertama, transformasi akademik berbasis kebutuhan zaman. Kurikulum dan proses pembelajaran perlu terus disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja. Penguatan kompetensi digital, analisis data sosial, komunikasi strategis, kebijakan publik, dan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan tantangan masa depan.
Kedua, penguatan riset dan pusat kajian strategis. FISIP harus semakin produktif menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pemerintah dan penyelesaian persoalan masyarakat. Potensi Kalimantan Barat sebagai wilayah dengan keragaman sosial, budaya, ekonomi, dan politik merupakan laboratorium sosial yang sangat penting bagi pengembangan penelitian.
Ketiga, penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi publik. FISIP harus mampu memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah melalui kontribusi pemikiran, kajian akademik, evaluasi kebijakan, dan rekomendasi pembangunan berbasis data serta pendekatan ilmiah.
Keempat, revitalisasi peran alumni sebagai kekuatan kelembagaan. Alumni perlu mendapatkan ruang partisipasi yang lebih terstruktur dalam pengembangan fakultas. Pengalaman alumni di sektor pemerintahan, politik, bisnis, media, organisasi masyarakat, dan dunia profesional merupakan modal sosial yang sangat berharga.
Kelima, membangun reputasi dan daya saing fakultas. Penguatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas publikasi ilmiah, jejaring kerja sama nasional maupun internasional, serta peningkatan kualitas pelayanan akademik harus menjadi bagian dari agenda berkelanjutan.
Seluruh agenda tersebut membutuhkan kepemimpinan yang terbuka terhadap gagasan, mampu membangun komunikasi lintas generasi, serta memberikan ruang partisipasi bagi seluruh elemen civitas akademika.
Alumni Bukan Penonton, Melainkan Mitra Kemajuan Almamater
Sebagai bagian dari keluarga besar FISIP Untan, kami meyakini bahwa kemajuan fakultas merupakan tanggung jawab bersama. Dekanat memiliki mandat kepemimpinan dan pengelolaan kelembagaan, sementara alumni memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk ikut menjaga serta mengembangkan kebesaran almamater.
PENGWIL IKA FISIP Kabupaten Kubu Raya memandang penting adanya ruang komunikasi dan kolaborasi yang berkesinambungan antara kepemimpinan fakultas dengan organisasi alumni. Terlebih, Kabupaten Kubu Raya memiliki dinamika pembangunan dan persoalan sosial kemasyarakatan yang membutuhkan kontribusi pemikiran akademis dan pendekatan keilmuan multidisipliner.
Kami berharap ke depan terbangun hubungan yang semakin produktif antara FISIP Untan dan alumni di berbagai wilayah. Bukan hanya dalam bentuk kegiatan seremonial, melainkan melalui program nyata yang memiliki ukuran keberhasilan, keberlanjutan, dan dampak sosial.
Sebab, kebesaran sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik di dalam kampus, tetapi juga dari sejauh mana kontribusi alumninya dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa.
Menatap Masa Depan dengan Semangat Kolaborasi
Terpilihnya Dr. Herlan Arkan, M.Si. harus menjadi awal dari babak baru pengembangan FISIP Untan. Periode 2026–2030 hendaknya menjadi ruang konsolidasi, inovasi, dan akselerasi untuk memperkuat posisi FISIP sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, responsif, dan memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Kami percaya bahwa tantangan ke depan tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan administratif dan rutinitas kelembagaan. Dibutuhkan keberanian melakukan pembaruan, kemampuan membangun kolaborasi, serta visi yang mampu menyatukan seluruh potensi yang dimiliki fakultas.
Atas nama PENGWIL IKA FISIP Kabupaten Kubu Raya, sekali lagi kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Herlan Arkan, M.Si. Semoga amanah ini menjadi kesempatan untuk memperkuat tradisi akademik, memperluas jejaring kolaborasi, dan membawa FISIP Untan semakin berkontribusi bagi masyarakat.
Karena masa depan FISIP bukan hanya tentang siapa yang memimpin hari ini, tetapi tentang seberapa kuat fondasi yang dibangun untuk generasi akademisi dan alumni di masa mendatang.
FISIP Untan harus tumbuh sebagai rumah besar intelektual, pusat gagasan, ruang kolaborasi, dan kekuatan perubahan sosial.
Salam kolaborasi, salam almamater!
SUKARMAN, S.Pd., M.AP.
Ketua PENGWIL IKA FISIP Kabupaten Kubu Raya. (*)