Ponticity post author Kiwi 02 November 2026

UPGRI Pontianak dan UNIMAS Rajut Harmoni Serumpun Lewat Olahraga Tradisional

Photo of UPGRI Pontianak dan UNIMAS Rajut Harmoni Serumpun Lewat Olahraga Tradisional UPGRI Pontianak menggelar PKM internasional bersama UNIMAS di Sarawak untuk melestarikan olahraga tradisional dan memperkuat solidaritas pemuda Indonesia-Malaysia.

PONTIANAK, SP – Universitas PGRI Pontianak (UPGRI) memperkuat hubungan budaya Indonesia dan Malaysia melalui pelestarian olahraga tradisional. Upaya tersebut diwujudkan Program Studi Pendidikan Olahraga jenjang S1 dan Magister Pendidikan Jasmani jenjang S2, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Kuching, Sarawak.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 28–31 Oktober 2026, mengusung tema Youth Empowerment Through Traditional Sports and Cross-Cultural Engagement Between Indonesia and Malaysia. Sebanyak empat dosen, terdiri atas tiga dosen Program Studi Pendidikan Olahraga S1 dan satu dosen Magister Pendidikan Jasmani S2, terlibat dalam kegiatan tersebut.

Rektor UPGRI Pontianak, Muhamad Firdaus, mengatakan PKM internasional ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi perlu ditindaklanjuti melalui berbagai program bersama.

Ia berharap kerja sama UPGRI Pontianak dan UNIMAS dapat terus berkembang, baik dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, penelitian bersama, maupun pertukaran budaya. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan warisan leluhur yang memiliki kedekatan dengan masyarakat di kedua negara.

Sementara itu, Dekan FPOK UPGRI Pontianak sekaligus Ketua Tim Pengabdi, Rusdi, menjelaskan bahwa olahraga tradisional dipilih sebagai instrumen utama karena memiliki daya tarik universal dan dapat menyatukan generasi muda dari latar belakang budaya berbeda.

Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik dan kebugaran, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan serta memperkuat identitas budaya lokal. Nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya dinilai relevan untuk membangun solidaritas pemuda Indonesia dan Malaysia.

Kedekatan geografis Kalimantan Barat dan Sarawak serta akar budaya yang saling beririsan menjadi peluang untuk mempererat hubungan masyarakat di kawasan perbatasan. Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan semakin mengenal warisan budaya serumpun sekaligus memiliki kepedulian untuk melestarikannya.

PKM internasional tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mempertemukan pendidikan, olahraga, dan kebudayaan. UPGRI Pontianak berharap kolaborasi dengan UNIMAS dapat terus berlanjut sehingga olahraga tradisional tidak hanya bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga menjadi sarana membangun hubungan antargenerasi dan antarbangsa.(din)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda