Ponticity post author Kiwi 03 September 2026

Drama Tiga Gim di GOR Ahmad Yani, Dejan/Apriyani Amankan Perempat Final Indonesia Masters

Photo of Drama Tiga Gim di GOR Ahmad Yani, Dejan/Apriyani Amankan Perempat Final Indonesia Masters Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu bangkit setelah kalah di gim pertama dan mengalahkan Goh Boon Zhe/Dania Sofea tiga gim di 16 besar Indonesia Masters Pontianak 2026.

PONTIANAK, SP - Pasangan ganda campuran unggulan Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Tampil di hadapan publik GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kamis (3/9/2026), Dejan/Apriyani menyingkirkan wakil Malaysia Goh Boon Zhe/Dania Sofea melalui pertarungan sengit tiga gim.

Dejan/Apriyani sempat berada dalam posisi sulit setelah kehilangan gim pertama dengan skor 14-21.

Namun, pasangan Indonesia itu mampu bangkit pada gim kedua. Mereka mulai menemukan pola permainan dan meningkatkan keyakinan saat menghadapi tekanan dari pasangan Malaysia.

Pertandingan gim kedua berlangsung ketat. Dejan/Apriyani akhirnya mampu merebut kemenangan 22-20 sekaligus memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim penentuan.

Momentum tersebut berhasil dipertahankan pada gim ketiga. Dejan/Apriyani tampil lebih berani dan agresif hingga akhirnya mengamankan kemenangan 21-13.

Kemenangan tersebut memastikan Dejan/Apriyani melaju ke babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Dejan mengatakan, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Kesulitan terutama dirasakan pada gim pertama, ketika pemain putri Malaysia mampu memberikan perlawanan yang cukup kuat.

“Alhamdulillah hari ini diberikan kemenangan. Main juga lancar, alhamdulillah. Memang tadi kesulitannya di set pertama, pemain perempuan lawan lumayan juga ngadunya, jadi agak sedikit kesulitan kita di awal-awal set,” ujar Dejan.

Memasuki gim kedua, Dejan/Apriyani berusaha mengubah strategi. Mereka lebih percaya diri ketika berada dalam posisi tertinggal dan memperkuat pertahanan untuk meredam permainan lawan.

Menurut Dejan, perubahan tersebut menjadi salah satu kunci kebangkitan mereka.

“Di set kedua kita lebih yakin. Saat kita kalah di depan, kita lebih yakin dari pertahanan, ada yang diubah juga dari strategi. Alhamdulillah itu berjalan baik,” katanya.

Memasuki gim ketiga, Dejan mengaku dirinya bersama Apriyani bermain lebih berani. Mereka berusaha tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk kembali mengembangkan permainan.

“Di set ketiga lebih nekat saja, lebih berani, maksimalin. Itu kunci kemenangan hari ini,” tutur Dejan.

Sementara itu, Apriyani mengakui sempat terjadi kepanikan pada gim kedua setelah pasangan Malaysia melakukan perubahan pola permainan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat dirinya dan Dejan sempat terburu-buru dalam mengambil keputusan. Namun, keduanya kemudian berusaha mengembalikan rasa percaya diri hingga mampu mengendalikan pertandingan.

“Di gim kedua mereka main di pola. Sebenarnya sedikit banyak mereka mengganti pola, tetapi kita sedikit panik, buru-buru. Namun pada akhirnya kami mencoba mengembalikan rasa percaya diri,” ujar Apriyani.

Setelah mampu keluar dari tekanan di gim kedua, Apriyani menyebut dirinya dan Dejan berusaha menjaga momentum hingga pertandingan berakhir.

Hasil tersebut sekaligus menunjukkan mental bertanding Dejan/Apriyani yang mampu bangkit setelah kehilangan gim pembuka.

Kini, perjuangan pasangan Indonesia tersebut berlanjut ke babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Dukungan penonton di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak diharapkan kembali menjadi energi tambahan bagi Dejan/Apriyani untuk melangkah lebih jauh di turnamen BWF World Tour Super 100 tersebut.(din)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda