PONTIANAK, SP - Pelantikan kepengurusan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026–2027 menjadi momentum penting kebangkitan organisasi tersebut. Muhammad Firdaus resmi dilantik sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak dan langsung menegaskan komitmennya untuk membangun kembali kekuatan organisasi yang sempat vakum.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Firdaus menggambarkan kondisi MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak sebelumnya dalam situasi yang tidak aktif. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya akan dijawab dengan langkah konkret untuk membangkitkan organisasi.
“MPC Kota Pontianak ini seperti Hiroshima dan Nagasaki yang sudah hancur dan tidak ada pengurusnya. Maka hari ini saya diberi kepercayaan untuk bangkitkan semangat Pemuda Pancasila Kota Pontianak. Maka ke depan, langkah pertama yang akan kami lakukan membuat pasukan yang kuat di Kota Pontianak,” tegasnya.
Menurut Firdaus, pembentukan struktur organisasi yang solid menjadi prioritas utama. Ia ingin memastikan bahwa Pemuda Pancasila di Kota Pontianak memiliki kekuatan yang terorganisir dan mampu berkontribusi nyata bagi daerah.
Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak Pemuda Pancasila untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia.
“Kita harus sama-sama berkolaborasi untuk membangun negeri ini, khususnya Kota Pontianak,” ujarnya saat menghadiri pelantikan di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (2/5/2026).
Edi menjelaskan, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, perekonomian, pendidikan, hingga pelayanan publik. Tingginya mobilitas masyarakat dari berbagai daerah membuat tantangan pembangunan semakin kompleks.
“Sebagai kota provinsi, Pontianak memiliki arus mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, baik dari dalam kota maupun dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat,” katanya.
Ia berharap keberadaan Pemuda Pancasila dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan tersebut, khususnya dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin. Ia mendorong agar Pemuda Pancasila mampu menjalin kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan Kota Pontianak.
“Kami berharap ke depan Pemuda Pancasila berkolaborasi bersama stakeholder dan Wali Kota Pontianak untuk memajukan kota kita tercinta,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak untuk menunjukkan peran strategisnya. Dengan komitmen membangun kekuatan internal organisasi serta memperluas kolaborasi eksternal, Pemuda Pancasila diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik dari sisi sosial, keamanan, maupun penguatan sumber daya manusia.(din)