Ponticity post authorKiwi 06 Maret 2026

Golkar Kalbar Siap Gelar Musda XI, Usung Semangat Riang Gembira Perkuat Konsolidasi

Photo of Golkar Kalbar Siap Gelar Musda XI, Usung Semangat Riang Gembira Perkuat Konsolidasi DPD Partai Golkar Kalbar akan menggelar Musda XI pada Sabtu 7 Maret 2026 di Hotel Golden Tulip Pontianak.

PONTIANAK,SP - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan menggelar Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Kalbar pada Sabtu 7 Maret 2026 di Hotel Golden Tulip Pontianak. Agenda utama Musda ini salah satunya memilih ketua DPD Golkar Kalbar untuk periode kepemimpinan selanjutnya.

Sekretaris DPD I Golkar Kalbar, Prabasa Anantatur, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab Musda, mengatakan persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen dan panitia terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan.

“Musyawarah Daerah XI DPD Golkar Kalbar direncanakan digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Hotel Golden Tulip,” ujar Prabasa pada Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan pelaksanaan Musda telah mendapat surat resmi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar. Musda kali ini mengusung tema “Riang Gembira”, yang menurutnya selaras dengan semangat kebersamaan sekaligus momentum bulan suci Ramadan.

Menurut Prabasa, tradisi demokrasi di tubuh Partai Golkar telah berkembang kuat sejak era kepemimpinan Akbar Tanjung pascareformasi dan terus berlanjut hingga kepemimpinan Ketua Umum saat ini, Bahlil Lahadalia.

Prabasa juga menyoroti capaian kepemimpinan Ketua DPD Golkar Kalbar saat ini, Maman Abdurrahman, yang telah memimpin sejak 2020 hingga 2025. Selama periode tersebut, Golkar Kalbar dinilai berhasil meningkatkan perolehan kursi legislatif.

Ia menjelaskan, pada Pemilu 2019 Golkar meraih 64 kursi dan dalam periode kepemimpinan Maman meningkat menjadi 74 kursi. Sementara di DPRD Provinsi Kalbar, kursi Golkar juga naik dari delapan menjadi sembilan kursi.

“Selama kepemimpinan Pak Maman kami betul-betul diajarkan bagaimana menjalankan demokrasi di internal partai. Hasilnya juga terlihat dari peningkatan jumlah kursi yang diraih Golkar,” ujarnya.

Prabasa menegaskan, agenda Musda bukan semata memilih ketua baru. Lebih dari itu, forum tersebut juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah dan strategi Golkar Kalbar ke depan.

“Memilih ketua memang salah satu agenda penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah pembahasan dalam rapat-rapat komisi mengenai arah dan strategi Golkar Kalbar ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia tidak dijadwalkan hadir dalam pembukaan Musda. Namun, ia direncanakan akan hadir dalam agenda pelantikan kepengurusan baru nantinya.

Sebagai perwakilan DPP, sejumlah tokoh dijadwalkan hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan Wihaji yang juga menjabat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Selain itu, hadir pula Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Kalbar dan Kalteng Mukhtarudin, yang saat ini menjabat Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala BP2MI, serta Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Zulfikar Arse Sadikin yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Musda, Ichfany, mengatakan penyelenggaraan Musda turut dibantu oleh tim advance dari DPP Partai Golkar yang bertugas memberikan asistensi kepada seluruh pelaksanaan Musda di tingkat provinsi.

“Seluruh proses masih berjalan lancar dan terus berprogres. Insya Allah dengan dukungan semua pihak, apalagi dalam suasana Ramadan, Musda ini bisa berlangsung riang gembira,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Steering Committee Musda XI, Jemaan, menyebut pihaknya telah menyiapkan seluruh materi dan tahapan pelaksanaan Musda.

Ia menjelaskan tahapan Musda akan dimulai pada Jumat, 6 Maret 2026 dengan proses penjaringan bakal calon ketua. Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi berkas para bakal calon sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Juklak Nomor 02 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Musda.

“Calon yang maju tentu harus memenuhi persyaratan, salah satunya mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari DPD tingkat dua,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, panitia optimistis Musda XI DPD Golkar Kalbar dapat berjalan lancar sekaligus menjadi momentum konsolidasi partai dalam memperkuat organisasi dan menghadapi agenda politik ke depan.(*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda